Persija Ditaklukkan Becamex Dengan Skor 3-1 dan Tersingkir dari AFC 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Juara Liga 1 Indonesia 2018 Persija Jakarta tersingkir dari Piala AFC 2019 usai ditaklukkan oleh klub Liga Vietnam Becamex Binh Duong dengan skor 1-3 dalam laga lanjutan Grup G Piala AFC 2019 yang berlangsung di Stadion Go Dau, Thu Dau Mot, Vietnam, Rabu (1/5).

Dipantau dari laman resmi AFC di Jakarta, Rabu (1/5), tiga gol Becamex dicetak oleh sang kapten Nguyen Anh Duc di menit ke-38, To Van Vu (45+2′) dan Wander Luiz (51′). Satu-satunya gol balasan Persija dilesakkan oleh gelandang serang Bruno Matos di menit ke-71.

Kekalahan itu membuat Persija tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara Grup G dengan empat poin, tertinggal enam poin dari peringkat kedua Becamex Binh Duong.

Hasil ini membuat laga terakhir Persija di Grup G kontra klub asal Myanmar Shan United pada Rabu (15/5) tidak berpengaruh apa-apa lagi bagi klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

Adapun dari grup tersebut, tim Liga Filipina Ceres Negros dipastikan lolos ke semifinal zona ASEAN Piala AFC 2019 sebagai pemuncak klasemen dengan 15 poin pada hari yang sama, Rabu (1/5), menaklukkan Shan United dengan skor telak 5-0 di Myanmar.

Pada babak pertama tetap 2-0 untuk keunggulan Becamex sampai laga memasuki masa jeda.

Di babak kedua, Becamex mengejutkan Persija dengan gol dari pemain pengganti Wander Luiz di menit ke-51.

Unggul 3-0 membuat Becamex bermain lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik.

Situasi ini membuat Persija menghadirkan gol dari kaki kiri Bruno Matos yang sebelumnya berlari sendirian ke kotak penalti lawan pada menit ke-71.

Meski demikian, Persija tidak mampu mencetak gol lainnya sampai pertandingan usai. Kedudukan pun bertahan 3-1 untuk kemenangan Becamex Binh Duong.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER