Persib Bertekad Akhiri Tren Negatif Laga Pembuka

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Persib Bandung bertekad memupus tren negatif atau selalu gagal meraih poin penuh di pertandingan pembuka saat akan berhadapan dengan PS Tira di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (26/3).

“Katanya sulit ya beberapa musim, kita juga tahu posisi tim kemarin ada di 13, tidak enak,” ujar asisten pelatih Persib, Fernando Soler di Bandung, Senin (26/3).

Dalam kurun waktu dua musim terakhir, Persib selalu gagal memetik poin penuh ketika main pada laga pembuka kompetisi. Pada musim 2016 Persib ditahan Sriwijaya FC 1-1. Sementara pada 2017, mereka ditahan Arema FC 0-0.

Menurut Soler, Persib saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Untuk menghadapi laga perdana, anak-anak Maung Bandung sudah mempersiapkan diri selama tiga bulan lamanya.

“Kita kerja tiga bulan itu untuk pertandingan nanti. Tapi sekarang mereka sudah mengerti. Saya pikir besok lebih bagus dari kemarin,” katanya.

Sementara itu, Supardi Nasir menanggapi hasil kurang memuaskan Persib apabila bermain di laga awal. Menurutnya, hasil pertandingan di tahun-tahun sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi bagi tim.

“Kita memang sangat kurang bagus track recordnya. Saya berharap itu menjadi pelajaran dan bisa memberikan yang terbaik,” kata dia.

Pada pertandingan pembuka ini, Persib dipastikan tidak akan didampingi pelatih mereka, Mario Gomez, karena harus terbang ke Argentina untuk menyelesaikan urusan keluarga. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Modernisasi di Sana Dimulai Dengan Pajak Untuk Pria Yang Berjenggot

Para pria dianjurkan tidak berjenggot. Bagi yang bersikeras tetap berjenggot, mereka dikenakan pajak, sesuai dengan status sosial dan profesi.. Lama saya terdiam mengenang tokoh yang begitu terobsesi membaratkan negaranya: Peter the Great. Soal jenggotpun, ia atur.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close