Persib Bandung Tahan Imbang Persija 0-0 di Babak Pertama

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Klub Persib Bandung menahan imbang tuan rumah Persija dengan skor 0-0 di babak pertama laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Rabu (10/7).

Dalam pertandingan tersebut, baik Persija maupun Persib menurunkan susunan pemain terbaiknya.

Namun, Persijalah yang sejatinya menguasai laga di babak pertama. Berawal dari menit ketujuh, di mana sepakan Yogi Rahadian ditangkap oleh kiper Persib M. Natshir, skuat berjuluk Macan Kemayoran terus menekan lawannya.

Persija kembali mendapatkan peluang di menit ke-22, tetapi sepakan Bruno Matos yang berada bebas di depan gawang, melambung.

Dua menit setelahnya, bola hasil tendangan Bruno Matos mampu ditepis oleh M. Natshir.

Persib mendapatkan kabar buruk di menit ke-29 saat kiper M. Natshir harus dibawa ke rumah sakit dengan ambulans usai berbenturan dengan Matos yang berlari tanpa pengawalan di kotak penalti skuat Maung Bandung.

Matos sendiri tidak mengalami cedera dan dapat melanjutkan pertandingan.

Penjaga gawang I Made Wirawan pun masuk menggantikan Natshir di menit ke-33, persis ketika laga kembali dilanjutkan.

Baru tiga menit menginjakkan kaki di lapangan, Made menghalau sundulan Marko Simic di depan gawang.

Tak ada gol yang tercipta. Skor imbang 0-0 bertahan sampai laga memasuki masa jeda.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER