Persib Bandung Kalahkan Sriwijaya FC 1-0

BANDUNG, SERUJI.CO.ID –  Persib Bandung berhasil mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 1-0 dalam laga pembuka Piala Presiden 2018 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jabar, Selasa (16/1).

Gol Persib dicetak melalui kaki pemain asal Korea Selatan In-Kyun Oh di awal babak kedua tepatnya di menit ke-55. In-Kyun berhasil membobol gawang Teja Paku Alam melalui sepakan kaki kiri, usai memanfaatkan kemelut di depan gawang.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Sriwijaya langsung berusaha untuk mendominasi pertandingan dengan langsung menekan pertahanan Persib.

Dalam 10 menit awal, Persib selalu dalam tekanan Sriwijaya. Bahkan, para pemain Maung Bandung seringkali melakukan kesalahan mendasar seperti umpan yang tidak sempurna atau mudahnya bola direbut para pemain Sriwijaya.

Di menit 14, Adam Alis sempat membuat lini pertahanan Persib kewalahan. Usai melewati beberapa pemain, ia sempat melepaskan tendangan namun masih menyamping di sisi kanan gawang M. Natsir.

Tak lama berselang, giliran Alberto Goncalves yang juga sempat mengancam gawang Persib. Dalam 30 menit sebelum waterbreak, Persib tetap tidak dapat keluar dari tekanan.

Absennya Febri Hariyadi sangat terasa dalam pertandingan kali ini. Sayap kiri yang biasanya milik Febri tak menemukan tusukan-tusukan yang biasa menjadi ciri khas Persib.

Pada babak pertama Persib hanya mampu menciptakan satu peluang dari kaki Ezechiel N’Douassel. Pemain jangkung ini mampu melewati dua palang pintu Sriwijaya, namun sepakannya menyamping tipis di gawang Teja Paku Alam. Hingga babak pertama skor tetap tidak berubah 0-0.

Usai turun minum, Persib mendapat kesempatan mencetak gol melalui tendangan bebas di depan kotak penalti. Essien yang menjadi algojo belum bisa memanfaatkan kesempatan tersebut.

Di menit ke-55, pemain Persib asal Korea Selatan, In-Kyun Oh membuat seluruh isi stadion bergemuruh. Memanfaatkan bola kemelut di depan gawang, In-Kyun berhasil mencocor bola melalui kaki kirinya. Persib sementara unggul 1-0 atas Sriwijaya FC.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tragedi Lion Air JT-610: Momentum Peningkatan Kesadaran Hukum Keselamatan Penerbangan

Hasil penelitian penyebab kecelakaan penerbangan yang dilakukan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) hanya merupakan masukan secara tertutup kepada Pemerintah sebagai bahan evaluasi untuk pencegahan antisipasi agar tidak terulang lagi penyebab kecelakaan yang sama.

Di Hari Kebangkitan Nasional Website Berisi Karya Denny JA Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website 300 karyanya di website DENNY JA’s WORLD. Peluncuran webside ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Pembunuhan Jurnalis: Selebriti Dunia Menuntut Pertanggungjawaban Pemerintah Israel

Lebih dari 100 selebriti dan artis mancanegara menuntut pertanggungjawaban pemerintah Israel terhadap pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

Bela UAS, Netizen Indonesia Banjiri Akun Medsos Pejabat Singapura

SERUJI.CO.ID - Akun media sosial Presiden Singapura Halimah Yacob...

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Sudah 2 Minggu Jari Kaki Terasa Kebas, Apa Sebabnya?

Mengapa jari kaki saya berasa kebas/baal sdh 2 minggu dan ga hilang kebasnya .. sy sdh minum obat neutotopik dan kaki saya jg spt ketarik dr mulai pinghul hingga ke tungkai

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Segarkan Wajah dengan A I U E O