Persebaya Kalah Dengan Skor 1-2 Melawan Barito Putera


SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Persebaya Surabaya kalah dengan skor 1-2 melawan Barito Putera di pekan ketiga lanjutan Liga 1 musim kompetisi 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Ahad (8/4).

Gol kemenangan Barito Putera dicetak Douglas Ricardo Packer menit ke-26 dan Paolo Sitanggang menit ke-70, sedangkan satu-satunya gol Persebaya diciptakan Abu Rizal Maulana menit ke-16.

Kekalahan ini merupakan kekalahan pertama Persebaya di Liga 1 setelah pada dua laga sebelumnya menang 1-0 saat menjamu Perseru Serui dan imbang 1-1 menghadapi tuan rumah Persela Lamongan.

Jalannya pertandingan babak pertama, Bajul Ijo yang diperkuat sejumlah penggawa barunya berinisiatif tampil menyerang terlebih dahulu untuk memburu gol di menit awal. Striker David da Silva dibantu Osvaldo Haay dan Ferdinando Pahabol berada di barisan serang.

Racikan Alfredo Vera membuahkan hasil, gol Abu Rizal Maulana melalui tendangan “first time” kaki kanannya sukses merobek jala Barito Putera yang dikawal Ahitya Harlan setelah melakukan umpan satu dua dengan Nelson Alom di menit ke-16.

Gol pertama membuat pemain tuan rumah semakin percaya diri, termasuk berani melakukan upaya tendangan jarak jauh melalui kaki Fandi Eko Utomo, Robertino Pugliara maupun Ruben Sanadi, tapi belum menemui bidang sasaran.

Asyik menyerang membuat tim juara Liga 2 tersebut lengah, terbukti 10 menit usai gol Persebaya, justru Barito Putera mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Douglas Ricardo Packer.

Gol penyama tersebut kembali membuat pertandingan berjalan dengan tensi tinggi, bahkan Barito Putera yang dilatih legenda Persebaya Jacksen F Tiago memiliki sejumlah peluang dari Gavin Kwan dan Samsul Arif. Akan tetapi, hingga 45 menit berakhir, tak ada gol tercipta dan babak pertama berkesudahan dengan skor 1-1.

Babak kedua berjalan, Persebaya maupun Barito Putera sama-sama berusaha kembali mencetak gol dengan menciptakan sejumlah peluang, tapi masih kandas di barisan pertahanan lawan.

Menit ke-70, sekitar 25 ribu Bonek Mania terdiam setelah Paolo Sitanggang sukses menceploskan bola ke gawang Persebaya yang melompong ditinggal kiper Miswar Saputra akibat salah mengantisipasi umpan silang menyusur tanah dari Gavin Kwan memanfaatkan serangan balik.

Tak ingin malu di kandang, pelatih Alfredo Vera memasukkan Irfan Jaya menggantikan David da Silva untuk menambah daya gedor dengan menempatkan Riky Kayame di garis terdepan. Riky Kayame sebelumnya masuk menggantikan Fandi Eko Utomo.

Bencana Persebaya datang 10 menit menjelang bubaran karena bermain 10 pemain, sebab bek Rahmat Irianto harus ditandu keluar lapangan akibat cedera, di sisi lain Persebaya telah melakukan tiga pergantian pemain. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close