Persebaya Akan Jalani “Derby Suramadu” di Babak Delapan Besar Piala Indonesia

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Persebaya Surabaya akan menjalani laga “Derby Suramadu” melawan Madura United di babak delapan besar Piala Indonesia pada 19 Juni dan 27 Juni 2019.

“Persebaya terlebih dahulu menjadi tuan rumah, kemudian bertandang ke Madura,” tulis laman resmi klub Persebaya.

Kepastian tersebut didapat dalam surat PSSI nomor 1824/AGB/336/VI-2019 yang diterima Persebaya di Surabaya pada Selasa (4/6).

Sebelumnya, laga dua tim asal Jawa Timur tersebut ditunda lantaran tidak mendapat izin dari kepolisian baik di Surabaya maupun Madura

Hal itu dikarenakan jadwal sebelumnya pada 23 April dan 4 Mei berbarengan dengan masa penghitungan suara pemilu.

Laga tandang ini akan dilakoni Ruben Sanadi dan kawan-kawan setelah bertandang ke Borneo pada 23 Juni 2019 dalam pekan ke-4 lanjutan Liga 1.

Apabila berhasil menaklukan Madura United, Persebaya akan berhadapan dengan PSM Makassar dalam babak semifinal yang sebelumnya usai menang melawan Bhayangkara FC 4-4 dan 4-2.

Sementara, di pertandingan lainnya, Persija Jakarta akan berhadapan dengan Borneo FC di babak semifinal.

Kemudian, masing-masing pemenang akan melaju ke babak final dan pemenang berhak mewakili Indonesia di Piala AFC tahun 2020.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Serangan Jantung, Tidak Hanya Disebabkan Oleh Kolesterol

Kolesterol yang tinggi memang penting sebagai faktor risiko, penyebab serangan jantung, tapi perlu diketahui bahwa kolesterol tidak berdiri sendiri, ada faktor risiko lain.

Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Karena sifat lomba ini yang sedemikian terbuka, tentu pihak-pihak yang mendukung wacana "NKRI Bersyariah" ini dapat juga menulis pemikirannya dan ikut serta dalam lomba ini. Apalagi jelas-jelas topik yang dilombakan ini adalah MENGUPAS esai yang ditulis Denny JA. Apakah mengupas dalam koteks setuju dengan tesis Denny JA, maupun tidak bersepakat dengannya.

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER