Pelatih Madura United Akui Tidak Mudah Mengalahkan Persib

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Pelatih Madura United, Dejan Antonic mengatakan meski timnya memuncaki klasemen Shopee Liga 1 musim 2019, bukan perkara mudah untuk mengalahkan Persib, apalagi tim yang berjuluk Maung Bandung ini bermain dikandangnya.

“Saya bilang liga baru mulai, masih banyak tim yang mungkin naik turun, mencari komposisi yang paling bagus atau sistem paling bagus. Saya pikir tidak ada pertandingan mudah,” kata Dejan di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu (22/6).

Sesuai dengan jadwal, pertandingan antara Madura United melawan Persib Bandung bakal digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Ahad (23/6).

Dejan menjelaskan, klub Maung Bandung tersebut biasanya akan memiliki motivasi berlipat saat bermain dihadapan para Bobotoh. Hal tersebut menurutnya pernah ia rasakan saat dipercaya untuk melatih Persib beberapa musim lalu.

“Biasanya Persib kalau main di rumah (kandang) semangatnya besar karena banyak Bobotoh,” katanya.

Walaupun demikian, ia berharap anak asuhnya dapat membawa tiga poin saat kembali ke markasnya di Pamekasan, Madura. Jika pun tidak, ia harap anak asuhnya tersebut dapat menahan imbang Persib di kandang.

“Saya sebagai pelatih tetap berharap meraih kemenangan setiap tim bertanding. Tapi kalau kita tidak bisa menang, kita harap jangan kalah (seri),” katanya menegaskan.

Sementara itu, Madura United saat ini memuncaki klasemen Shopee Liga 1 dengan raihan sembilan poin tanpa kekalahan selama tiga pertandingan. Sedangkan Persib Bandung berada pada posisi keenam klasemen dengan lima poin.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy