Lawan PS Tira, Arema Bermain Imbang 2-2

MALANG, SERUJI.CO.ID – Arema FC harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 saat meladeni tamunya PS Tira dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Ahad (15/7) petang.

Dua gol Arema masing-masing dilesakkan Rivaldo Bawuo pada menit ke-40 an Johan Alfarizie pada menit ke-70. Sedangkan gol balasan PS Tira yang mengoyak jala gawang Arema yang dikawal Joko Ribowo itu dipersembahkan Aleksandar Rakic pada menit ke-90+3 (injury time).

Sejak awal babak pertama, kedua tim sama-sama menekan dan melancarkan serangan bertubi-tubi ke lini pertahanan lawan.

Kedua tim juga beberapa kali mendapatkan peluang emas, namun peluang-peluang itu belum mampu dikonversi menjadi gol

Kiper PS Tira, Syahrul mulai kesulitan meredam beberapa kali tendangan keras jarak jauh yang dilepaskan oleh pemain-pemain Arema FC, bahkan pemain Arema tak henti-hentinya melakukan serangan dari sisi kiri dengan kerja sama yang cukup rapi.

Serangan yang cukup gencar dari pemain Arema tersebut, membuat PS Tira lebih memilih bertahan saat lawan mencoba terus cari celah kelemahan. Tekanan demi tekanan yang gencarkan Arema akhirnya membuahkan gol pada menit ke-40 melalui tendangan jarak jauh Rivaldi yang memanfaatkan umpan dari Johan Alfarzie. Skor berubah menjadi 1-0.

Namun, hingga peluit panjang wasit tanda babak pertama berakhir skor masih tetap 1-0 untuk Arema FC.

Memasuki 45 menit babak kedua, giliran PS Tira terus menekan lini pertahanan Arema. Kelengahan lini belakang dan kiper Arema Joko Ribowo harus dibayar mahal dengan sebuah gol yang dilesakkan Alexandar Rakic pada menit ke-53. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Tak berselang lama, Arema menambah pundi-pundi golnya melalui tandukan Johan Alfarizie pada menit ke-70 dengan memanfaatkan bola matang Alvin Tuasalamony.

Penjaga gawang PS Tira yang nekat keluar kandang gagal menangkap bola tandukan Johan Alfarizie dan mengubah skor menjadi 2-1.

Hingga menjelang detik-detik berakhirnya babak kedua, kedua tim masih saling ngotot melakukan serangan dan ingin menambah pundi-pundi golnya, namun sayang, keunggulan Arema 2-1 atas tamunya PS Tira harus kandas pada menit akhir waktu tambahan (injury time).

Penjaga gawang Joko Ribowo yang keluar kandangnya dan pemain belakang Arema yang gagal menghalau bola sepakan Sansan Husaini pada menit ke-90 (+3) membuat skor berakhir dengan 2-2. Arema gagal meraih poin sempurna di kandang. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER