Lawan Persebaya, Hasil Laga Barito Putera Berakhir Seri 2-2


SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pelatih Barito Putera, Yunan Helmi, mengakui timnya cukup puas dengan hasil seri melawan Persebaya dengan skor 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Selasa (9/7) sore.

“Hasil yang sangat kami syukuri dan secara tim cukup puas karena bermain di Surabaya,” ujarnya kepada wartawan usai pertandingan.

Pada laga tunda pekan keempat Liga 1 musim kompetisi 2019 tersebut, gol-gol tuan rumah dicetak Damian Lizio menit ke-79 dan Manuchehr Jalilov menit ke-87, sedangkan dua gol tim tamu dicetak Rafael Da Silva menit ke-70 dan 90+1.

Hasil imbang disebutnya patas pada laga itu karena kedua tim bermain saling menyerang dan sama-sama menciptakan banyak peluang.

Menurutnya, tak bermainnya Amido Balde dan tidak penuhnya stadion membuat anak asuhnya bermain lebih lepas di lapangan.

Tentang gol penyama kedudukan di menit akhir, asisten pelatih Timnas U-23 tersebut mengakui lebih karena faktor lebih beruntung.

“Tapi, keberuntungan tidak akan didapat tanpa usaha dan kerja keras tim, dan saya kira mereka layak mendapatkannya,” ucap Yunan.

Hasil seri melawan Persebaya membuat Barito Putera sukses membawa pulang tiga poin di kandang lawan karena sama-sama berakhir dengan skor imbang, yakni 0-0 melawan PSIS Semarang di Semarang, 3-3 menghadapi tuan rumah Perseru Badak Lampung FC dan 2-2 di Surabaya.

Kiper Barito Putera Adhitya Harlan berharap hasil maksimal di tiga laga away membuat timnya lebih percaya diri menghadapi pertandingan di kandang, terlebih sampai saat ini belum pernah menang sekalipun.

“Semoga hasil ini membawa pemain lebih termotivasi di laga berikutnya dan kemenangan perdana segara kami raih,” kata kiper senior tersebut.

Tambahan satu poin membuat “Laskar Antasari” membuatnya keluar dari zona degradasi dan berada di peringkat 15 dengan koleksi empat poin hasil empat kali seri, tiga kali kalah dan belum pernah menang dari tujuh laga.

Sedangkan, Persebaya naik satu tingkat di klasemen sementara, yaitu dari peringkat lima ke urutan empat dengan koleksi 12 poin hasil tiga kali menang, tiga kali seri dan sekali kalah dari tujuh pertandingan.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Konsisten Kemaruk Kekuasaan

Tragedi Lion Air JT-610: Momentum Peningkatan Kesadaran Hukum Keselamatan Penerbangan

Hasil penelitian penyebab kecelakaan penerbangan yang dilakukan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) hanya merupakan masukan secara tertutup kepada Pemerintah sebagai bahan evaluasi untuk pencegahan antisipasi agar tidak terulang lagi penyebab kecelakaan yang sama.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close