Lawan Barito Putra, Sriwijaya Tidak Bawa Bio Paulin

PALEMBANG – Dalam lanjutan Liga 1, Sriwijaya FC akan bertandang ke Banjarmasin tepatnya di markas Barito Putra pada hari Minggu (10/9) besok. Namun Sriwijaya FC kali ini akan mengistirahatkan pemain belakang Bio Pauiln.

Ofisial Sriwijaya FC Achmad Haris mengatakan Bio Paulin tidak masuk dalam skuad yang berangkat ke Banjarmasin pada Jumat (8/9) ini.

“Bio ditinggalkan di Palembang, tidak dibawa. Bukan karena yang bersangkutan tidak siap bermain tapi murni karena strategi pemain”, kata Haris.

Bio Paulin telah diturunkan Hartono pada laga melawan Perseru Serui lalu selama satu babak yang sekaligus menjadi laga perdananya di Liga 1. Namun setelah laga itu, pemain asal Kamerun ini tidak menjadi pilihan pelatih Hartono Ruslan.

Bio yang diwawancarai mengaku dirinya siap untuk bertanding karena merasa telah pulih dari cedera.

“Tapi saya tidak mau mengajukan diri, terserah pelatih saja. Jika belum menurunkan artinya belum memberikan kepercayaan”, kata dia.

Sebelumnya, perekrutan Bio tanpa didukung tes medis. Rupanya, Bio mengalami cedera parah di Persipura sehingga tidak diturunkan selama musim lalu.

Setelah direkrut langsung diturunkan melawan Barito Putra pada Piala Presiden akhir tahun lalu. Bio hanya turun sekitar 10 menit dan terpaksa ditarik ke luar lapangan karena cedera. (Ant/Frdn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.