Kontra Borneo, Persija Antisipasi Bola Mati

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Persija Jakarta mengantisipasi situasi bola mati di laga lanjutan Liga 1 2018 kontra Borneo FC yang akan digelar pada Sabtu (14/4) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, mulai pukul 18.30 WIB.

Pelatih Persija Stefano “Teco” Cugurra, di Jakarta, Jumat (13/4), menyebutkan dirinya tidak ingin Persija kebobolan dari skema “set piece” seperti kala bertanding melawan PSMS Medan di Medan di mana mereka kalah 1-3.

“Kami harus lebih berkonsentrasi dalam bertahan agar gol tak lagi kebobolan dari bola mati,” ujar Teco dalam konferensi pers pralaga di SUGBK Jakarta.

Teco masih menyayangkan kekalahan di Stadion Teladan, Medan, tersebut karena tim berjuluk Macan Kemayoran sebenarnya unggul 1-0 terlebih dahulu sebelum gol bunuh diri Marko Simic dan gol Rainaldo Lobo yang berawal bola mati membuat Persija ketinggalan 1-2 di babak pertama, lalu akhirnya kalah 1-3 setelah Suhandi menambah skor di babak kedua.

“Sebenarnya kami punya beberapa peluang untuk mencetak gol melawan PSMS. Oleh karena itu, saya ingin di laga versus Borneo bermain lebih baik, lebih bekerja keras, dan berkonsentrasi,” kata pelatih asal Brazil tersebut.

Meski demikian, Teco sadar pertandingan melawan Borneo FC tidak akan mudah. Pasalnya, tim asal Kalimantan Timur itu belum terkalahkan dari tiga laga Liga 1 2018.

Selain itu Teco juga menganggap pelatih baru Borneo Dejan Antonic, yang resmi ditunjuk pada 28 Maret 2018 menggantikan Iwan Setiawan, telah membawa warna baru di lawannya itu.

Dari tiga laga, Dejan memimpin Borneo melewati dua laga yaitu menghadapi Mitra Kukar dan Arema FC di mana keduanya berlalu dengan catatan kemenangan.

“Dengan adanya pelatih baru mereka bermain lebih baik,” tutur Teco.

Sebelum menghadapi Borneo, Persija Jakarta sendiri baru berjumpa Johor Darul Ta’zim di Piala AFC 2018 pada Selasa (10/4) di Jakarta di mana mereka menang 4-0.

Pertandingan itu memang berdampak baik bagi mental pemain, tetapi membuat Persija memiliki waktu istirahat yang lebih sedikit daripada Borneo FC.

Namun hal tersebut tidak dipermasalahkan oleh pemain Persija.

“Kami pasti siap walau jarak pertandingannya cukup dekat. Borneo memang sedang naik daun karena belum pernah kalah, tetapi kami siap membawa pulang tiga poin,” kata bek kiri Persija M. Rezaldi Hehanusa. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bendera dan Krisis Kepemimpinan

Menurut vexillology, bendera bukan sekedar selembar kain biasa. Jika dia berkibar bebas di angkasa, bendera menginspirasikan semangat kepemimpinan tertentu yang sublim dan sulit dibayangkan oleh mereka yang jiwanya terjangkar oleh tanah di bumi.

Skyline Message

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.