Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi untuk PSIS Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID – Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi berupa denda kepada PSIS Semarang, Jawa Tengah, menyusul masuknya penonton ke lapangan saat laga melawan PSMS Medan di Stadion Utama Kendal, Jateng, pada Kamis (21/9).

Direktur Umum PSIS Semarang Khairul Anwar ketika dikonfirmasi di Semarang, Senin (2/10), membenarkan sanksi yang dijatuhkan pada tanggal 29 September 2017.

Dalam putusan atas perilaku buruk suporter tersebut, komisi disiplin menjatuhkan denda sebesar Rp 15 juta.

Komisi disiplin menyatakan sanksi yang dijatuhkan itu tidak bisa dibanding.

Selanjutnya, kata Khairul, untuk menghindari sanksi yang lebih berat atas kejadian itu, PSIS memutuskan menggelar pertandingan tanpa penonton saat menjadi tuan rumah dalam laga melawan Persita Tangerang pada 3 Oktober.

PSIS akan menjamu Persita di Stadion Citarum Semarang.

“Karena kapasitas stadion yang kecil, diputuskan untuk menggelar pertandingan tanpa penonton,” katanya.

Jika penonton diizinkan masuk, lanjut dia, dikhawatirkan akan membeludak hingga pinggir lapangan dan PSIS terancam terkena sanksi yang lebih berat.

Sementara itu, PSIS sendiri saat ini menduduki peringkat pertama bersama Persibat Batang di grup B babak 16 Liga 2.

Kedua kesebelasan sama-sama mengantongi poin tujuh dari tiga pertandingan yang sudah dijalani. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Apakah ada Perda yang secara khusus disebut “Perda Syariah”, misalnya, Perda Provinsi Banten Nomor 10 Tahun 2018 tentang Syariah? Perda semacam itu tidak ada, dan belum pernah dijumpai di daerah manapun di tanah air kita ini. Demikian pula tentang Undang-Undang Syariah, adakah di negara kita ini? Sepanjang pengetahuan saya, UU seperti itu tidak ada.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER