Kalah Melawan Tira Persikabo, Pelatih Persipura: Kita Sudah Maksimal

CIBINONG, SERUJI.CO.ID – Pelatih Persipura Jayapura, Luciano Gomes Leandro mengatakan bahwa timnya sudah bermain maksimal, meski akhirnya kalah 2-1 di kandang Tira Persikabo, Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (24/6).

“Kita sedih dengan hasil akhir, tapi kita harus melihat teman-teman Persipura sudah bekerja dengan maksimal. Kita melihat dari pemain kita sudah berusaha keras meraih hasil yang bagus,” ujarnya saat konferensi pers usai pertandingan.

Luciano mengaku sudah berusaha maksimal mengatur strategi melawan Tira Persikabo. Menurutnya, usahanya perlu dilihat dari proses pertandingan, tidak hanya pada skor akhir.

“Tuhan tahu apa yang kita kerjakan, saya datang ke sini berusaha maksimal agar Persipura bagus. Saya masih percaya dengan kerja sama tim. Coba lihat pertandingan tadi, tapi mereka hanya melihat hasil,” kata Luciano Gomes.

Selain itu, menurutnya ada salah satu pemain Persipura Jayapura yang mengalami cedera pada babak kedua. Hal itu menurutnya menjadi kendala dalam menjalan strategi

“Kita punya satu pemain yang cedera, jadi ada beberapa hal yang mengganggu. Saya melihat strategi yang saya mau begitu, mudah-mudahan pertandingan berikut bisa lebih siap,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, PS Tira Persikabo berhasil memukul mundur 2-1 Persipura Jayapura setelah ketinggalan pada babak pertama di kompetisi Shopee Liga 1 2019.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.