Jelang Laga Lawan Persebaya, PSIS Semarang Akui Tidak Ada Persiapan Khusus

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – PSIS Semarang mengaku tak memiliki persiapan khusus menjelang laga pekan ketiga Liga 1 musim kompetisi 2019 melawan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Kamis (30/5).

“Lawan Persebaya tidak ada persiapan khusus karena mepetnya jadwal dari pertandingan sebelumnya,” ujar pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra kepada wartawan di Surabaya, Rabu (29/5).

Meski memiliki masa pemulihan yang tidak lama, namun pihaknya yakin memberikan perlawanan maksimal dan membawa hasil positif dari Surabaya.

Terhadap tekanan suporter Persebaya, bonek mania, Jafri Sastra merasa mental pemainnya sudah terbiasa dan melihatnya justru sebagai motivasi.

“Dukungan besar bonek akan semakin memotivasi kami tampil maksimal dan bukan halangan, apalagi ribuan suporter PSIS juga datang,” ucapnya.

Menanggapi sejumlah pemain tuan rumah yang cedera, seperti Otavio Dutra, Amido Balde dan Miswar Saputra, PSIS tetap mewaspadai seluruh pemain Persebaya.

“Kami tetap mewaspadai semua pemain Persebaya, tanpa terkecuali,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER