Jaimerson Bawa Persija Unggul 1-0 Atas Borneo FC di Babak Pertama

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gol dari bek asal Brazil Jaimerson da Silva Xavier di menit ke-40 membawa Persija Jakarta unggul 1-0 atas Borneo FC pada babak pertama laga lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (14/4).

Gol itu seakan menegaskan dominasi Persija Jakarta di paruh pertama yang terus menekan Borneo FC sejak wasit Agus Fauzan Arifin asal DI Yogyakarta meniup peluit tanda dimulainya pertandingan.

Persija, yang menurunkan deretan pemain terbaiknya seperti Marko Simic, Riko Simanjuntak, Rohit Chand dan Ismet Sofyan langsung mendapatkan peluang bagus pada menit keenam. Namun tendangan Marko Simic melambung di atas gawang Borneo yang dikawal Muhammad Ridho.

Peluang kembali datang dua puluh menit kemudian, kali ini melalui Ramdani Lestaluhu. Mendapatkan bola liar di luar kotak penalti Borneo, gelandang berusia 25 tahun itu melepaskan sepakan keras yang harus ditepis dengan susah payah oleh Muhammad Ridho.

Borneo, yang tampil dengan duet penyerang Titus Bonai dan Lerby Eliandry, memiliki kesempatan emas di menit ke-29. Akan tetapi, tendangan Titu Bonai di depan gawang setelah sebelumnya berlari sendiri melewati beberapa pemain Persija hanya mengenai tiang gawang.

Gol bagi Persija Jakarta akhirnya datang di menit ke-40. Jaimerson yang menjadi eksekutor tendangan bebas tidak menyianyiakan kesempatan dan melesakkan bola ke gawang tim Pesut Etam.

Tidak ada lagi gol tercipta setelahnya. Skor 1-0 untuk keunggulan tim Macan Kemayoran pun bertahan hingga paruh pertama selesai.

Berikut susunan pemain kedua tim.

Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa, Ismed Sofyan (kapten), Jaimerson da Silva, M. Rezaldi Hehanusa, Maman Abdurahman, Novri Setiawan, Riko Simanjuntak, Rizky Ramdani Lestaluhu, Rohit Chand, Sandi Darma Sute, Marko Simic.

Cadangan: Daryono, Vava Mario Yagalo, Asri Akbar, Fitra Ridwan, Yan Pieter, Addison Alves de Oliveira, Bambang Pamungkas.

Borneo FC: Muhammad Ridho, Abdul Rahman, Azamat Baimatov, Diego Michiels (kapten), Leonard Tupamahu, Abrizal Umanailo, Julian Alex Faubert, Mahadirga Lasut, Srdan Lopicic, Lerby Aliandry, Titus Bonai.

Cadangan: Nadeo Arga Winata, Firdaus Ramadhan, Mohamadou Alhadji, Ahmad Maulana Putra, Sultan Samma, M. Sihran Amarullah, Malon da Silva de Moura. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ahmad Dhani The Warrior

Jika John Lennon mampu menciptakan "protest song" seperti "Give peace a chance" atau "imagine", tanpa penderitaan di penjara, maka Dhani akan mampu lebih hebat dari Lennon. Maksudnya, dia selain penggubah lagu/syair dan penyanyi, akan sekaligus menjadi sang pejuang. Ahmad Dhani The Warrior.

Ruang Publik yang Manusiawi bersama Pancasila

Indeks dalam konteks ini telah berhasil mengucapkan sayonara pada ide sekularisme.

Islam Simbolik dan Islam Substantif: Problema Nilai Islamisitas dalam Politik Indonesia

Bagi saya, Habib Rizieq Shihab masih kurang radikal karena ia tidak memiliki ide original tentang negara nomokrasi Islam, yang menurut Thahir Azhary (1995) sebagai negara ideal atau negara siyasah diniyah dalam konsepsi Ibnu Khaldun (1849). Pengetahuannya tentang Kartosoewirjo yang pernah mendirikan Negara Islam Indonesia di Jawa Barat tahun 1949 juga sangat minim sehingga jika dipetakan, ia hanyalah tokoh pinggiran dalam proses revolusi Islam yang kini sedang berproses di Indonesia.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Wartawan Dalam Lingkaran Elite Kekuasaan