close

Hadapi PSIS Semarang, Pelatih Borneo FC Akui Pemainnya Kehabisan Stamina

SAMARINDA, SERUJI.CO.ID – Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic, mengakui para pemainnya kehabisan stamina memasuki babak kedua saat menghadapi PSIS Semarang pada lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (10/11) malam.

Menurut Dejan kepada awak media usai pertandingan, stamina para pemainnya banyak terkuras di babak pertama, karena timnya tampil terus menekan hingga jeda turun minum.

“Babak pertama bagus sekali dan kami bisa mencetak dua gol, sebaliknya pada babak kedua, mungkin karena stamina, banyak pemain yang sudah mulai lelah, dan kami sudah tidak punya opsi lagi karena sudah melakukan pergantian dua kali, Edy Gunawan dan Wahyudi Hamisi yang cedera,” ungkap Dejan.

Kondisi tersebut membuat skuad berjuluk “Pesut Etam” kalah dalam penguasaan bola, dan jalannya pertandingan dikuasai habis oleh tim PSIS Semarang.


Beruntung pada laga tersebut, tim Borneo FC tetap meraih kemenangan dengan skor tipis 2-1, melalui gol Billi F Keraf dan Lerby Eliandri pada babak pertama, sedangkan gol balasan PSIS dicetak oleh Bruno Silva pada babak kedua.

Pelatih asal Serbia ini menegaskan hasil tiga poin lebih penting ketimbang mengutamakan performa tim.

“Tidak penting bermain bagus, sekarang yang penting adalah tiga poin untuk bisa membawa tim menuju zona aman,” ucapnya.

Hal senada juga diakui pemain Borneo FC, Billy Keraf yang di laga ini sukses mengukir gol perdana bagi Pesut Etam.

Menurutnya kemenangan lebih penting daripada torehan gol pribadinya.

“Bermain bagus dan jelek yang penting bisa dapat tiga poin. Sebab fokus kami sekarang berpacu dalam menembus 6 besar ke atas untuk sapu bersih 4 laga terakhir dengan kemenangan,” kata pemain pinjaman Persib Bandung ini.

Tambahan tiga poin mendongkrak posisi klasemen Pesut Etam ke posisi enam dengan raihan 45 poin. (Ant/SU01)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Andik Vermansyah Ucapkan “Happy Anniversary” Kepada Persebaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemain Madura United Andik Vermansyah mengucapkan happy...

Massa Aksi Baca Al-Quran di Sekitar Gedung MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sejumlah massa aksi tergabung dalam Gerakan...

17 Anggota Polres Biak Diperiksa Terkait Kematian Tahanan

BIAK, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kabupaten Biak Numfor, Papua,...

Empat SMP di Yogyakarta Sisakan Kuota PPDB Jalur Bibit Unggul

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sejumlah SMP negeri di Kota Yogyakarta masih...

Wagub Banten Minta FKUB Aktif Membantu Menghentikan Politisasi Agama

SERANG, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy meminta...

PPDB di Jakarta Berjalan Kondusif

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)...

TERPOPULER