Evan Dimas Pamit dari Bhayangkara FC

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Evan Dimas memastikan dirinya keluar dari klub Bhayangkara FC dan bergabung dengan tim lain untuk kompetisi musim depan.

Hal itu dikatakan Evan dalam agenda konfrensi pers di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi, Jawa Barat, Ahad (12/11) malam, usai Bhayangkara kalah 1-2 atas tamunya Persija Jakarta.

“Awal Desember akan saya umumkan tim mana yang akan saya bela untuk kompetisi musim depan,” katanya.

Evan yang berhasil membawa The Guardian meraih gelar juara Liga 1 Musim 2017 mengaku bahagia atas gelar tersebut, sekaligus bersedih karena harus berpisah dari tim asuhan Simon McMenemy.


“Malam ini ada perasaan yang campur aduk di diri saya, karena Bhayangkara berhasil meraih gelar juara, namun saya harus berpisah dengan kawan-kawan untuk musim depan,” katanya.

Evan yang telah bergabung dengan Bhayangkara sejak 2014 mengaku banyak memiliki pengalaman berharga selama berkompetisi dengan Ilhamudin Armaiyn dan kolega.

Empat tahun bersama Bhayangkara diakui Evan merupakan momentum yang cukup untuk dirinya mencoba pengalaman baru bersama tim lain.

Namun saat disinggung apakah tim tersebut berasal dari Indonesia atau tim negara lain, Evan mengaku belum bersedia memublikasikannya kepada media.

BACA JUGA:  Persebaya: Laga Kontra Persija Berat

“Nanti setelah ada kontrak baru, saya akan umumkan,” katanya.

Evan mengaku sangat bersyukur mengantarkan Bhayangkara meraih gelar musim ini sebagai sebuah pengalaman yang sangat langka dialaminya.

“Gelar juara Liga 1 musim ini sangat langka saya alami,” katanya.

Evan beralasan, latar belakang dirinya memilih bergabung bersama tim lain adalah untuk mencari pengalaman baru dalam dunia persepakbolaan.

“Saya hanya mau mencari pengalaman baru. Itu saja,” katanya.

Sementara itu, pelatih Bhayangkara Simon McMenemy mengaku telah mengikhlaskan kepergian Evan dari skuadnya untuk musim depan.

“Evan selama ini memiliki kemampuan passing yang bagus dan di atas rata-rata rekannya. Evan adalah salah satu pemain yang tidak biasa di Indonesia,” katanya.

Simon optimistis, ke mana pun Evan pergi akan membawa kesuksesan bagi dirinya maupun tim yang akan dibela kelak.

“Indonesia beruntung punya Evan. Ke mana pun dia pergi, kesuksesan akan selalu mengiringi langkahnya dalam berkarisi sepak bola,” katanya. (Ant/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Mengkritisi Strategi Anti-Korupsi Para Capres

Debat capres putaran pertama telah usai. Terlepas paslon mana yang akan keluar sebagai juara dan berhak memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan, tulisan ini ingin mengkritisi ide dan gagasan para paslon seputar pemberantasan korupsi.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi