Djadjang Nurdjaman Minta Pemainnya Fokus Lawan Persela Lamongan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman meminta pemainnya fokus dan konsentrasi di menit-menit awal pertandingan menghindari gol cepat dari tim lawan seperti yang terjadi beberapa di beberapa laga.

“Fokus dan fokus di menit-menit awal agar tidak kecolongan,” ujarnya, seperti yang dilansir dari Antara, di Surabaya, Ahad (30/6).

“Bajul Ijo”, julukan Persebaya, akan bermain melawan Persela Lamongan pada lanjutan Liga 1 musim kompetisi 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Senin (1/7).

Permintaan Djanur, sapaan akrab pelatih Persebaya tersebut bukannya tanpa alasan, sebab pada dua laga melawan Madura United di perempat final Piala Indonesia, dua kali gawang Miswar Saputra dibobol saat laga belum berjalan sepuluh menit.

Di leg pertama di Surabaya, kiper Persebaya harus memungut bola dari jalanya setelah kebobolan menit ke-2 oleh Aleksandar Rakic, sedangkan leg kedua di Madura giliran Beto Goncalves mencetak gol menit ke-6.

“Menit-menit awal adalah menit krusial dan setiap sebelum pertandingan saya sudah minta agar fokus. Tidak hanya lini belakang, tapi lini lainnya juga,” ucap Djanur.

Sementara itu, persiapan menghadapi Persela, pelatih asal Majalengka tersebut memastikan tak bisa memainkan dua pemain asingnya Otavio Dutra dan Manuchehr Jalilov akibat cedera.

Dutra absen sejak laga awal Liga 1 setelah di laga uji coba sebelum kompetisi resmi bergulir, sedangkan Jalilov harus menjalani jahitan kepala setelah berbenturan dengan lutut pemain Madura United saat laga leg kedua Piala Indonesia.

“Kelopak matanya masih merah, sedikit susah dibuka dan harus menerima tiga jahitan. Kondisinya sangat diragukan untuk tampil lawan Persela,” katanya.

Persebaya berada di peringkat 11 klasemen sementara dari empat kali bertanding dengan raihan lima poin hasil sekali menang, dua kali seri dan sekali kalah.

Sedangkan, Persela Lamongan terbenam di dasar klasemen atau peringkat 18 dari lima kali bertanding dengan raihan dua poin hasil dua kali seri, tiga kali kalah dan belum pernah menang.

Nilai sama didapat Barito Putera dan Persija Jakarta, namun keduanya masih di atas Persela karena selisih gol yang lebih baik.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER