Djadjang Nurdjaman Bangga Dengan Kemenangan Persebaya Pada Hari Pahlawan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman mengaku bangga timnya mampu mempersembahkan kemenangan melawan PSM Makassar yang bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November.

“Kemenangan ini spesial karena bersamaan dengan Hari Pahlawan dan bermain di Surabaya yang merupakan Kota Pahlawan,” ujarnya ketika ditemui usai pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (10/11) malam.

Pada laga tersebut, Persebaya menang dengan skor 3-0 melalui gol-gol yang dicetak Ferinando Pahabol menit ke-40, David Da Silva menit ke-68 dan Fandry Imbiri menit ke-90.

Tambahan tiga poin tersebut membawa Bajul Ijo, julukan Persebaya, berada di peringkat delapan sekaligus mengamankan posisinya untuk bertahan di Liga 1 musim depan dengan koleksi 41 poin, hasil 11 kali kemenangan, delapan kali imbang dan 11 menelan kekalahan.


Djanur, sapaan akrabnya, juga bersyukur kemenangan melawan PSM menandai sebutan sebagai pengganjal tim papan atas, bahkan memberi apresiasi khusus kepada suporter Bonek Mania yang terus memberikan semangat selama 90 menit.

“Gol-gol Persebaya juga produktif, yakni 53 gol. Ini membuktikan kualitas seluruh pemain yang merata, termasuk kiper yang semakin percaya diri,” ucap mantan pelatih Persib Bandung tersebut.

Sementara itu, pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts mengucapkan selamat kepada Persebaya yang sukses memenangkan pertandingan dan mengakui permainan lawan lebih bagus.

“Sebenarnya babak kedua kami memiliki momentum untuk menyamakan kedudukan, tapi gol David Da Silva membuat segalanya berubah,” katanya.

Bahkan, pelatih impor asal Belanda itu memuji khusus David Da Silva karena mencetak gol yang dinilainya sangat luar biasa dan berkelas dunia.

“Gol yang sangat hebat dicetak pemain hebat. David Da Silva menunjukkan kualitasnya dan sekali lagi, selamat kepada Persebaya,” kata pelatih yang pernah mengantar Arema Indonesia juara Liga Super Indonesia musim kompetisi 2009-2010 itu.

Kendati gagal membawa pulang poin, tapi Zulkifli Syukur dan kawan-kawan tetap kokoh di puncak klasemen sementara dengan raihan 53 poin hasil 15 kali menang, delapan kali imbang dan tujuh kali menderita kekalahan. (Ant/SU01)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Caleg Gerindra Terpilih Wajib Setor Ratusan Juta ke Partai Sebelum Dilantik, Begini Penjelasannya

Seluruh Calon Anggota Legislatif (caleg) dari Partai Gerekan Indonesia Raya (Gerindra) yang terpilih pada Pileg 2019, harus siap-siap kembali merogoh kantong sebelum dilantik sebagai anggota legislatif.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.

Indonesia Kecam Dewan Kota Oxford Yang Berikan Penghargaan Pada Benny Wenda

Pemerintah Indonesia mengecam keras pemberian penghargaan oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Kasus Korupsi Jasmas, Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Ini Dijebloskan ke Rutan Medaeng

Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Partai Gerindra, Darmawan (Aden) usai diperiksa sebagai saksi terkait aliran dana Jasmas senilai Rp4,9 miliar yang bermasalah tersebut, Selasa (16/7) langsung ditahan penyidik Kejari Tanjung Perak.

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ucapkan Selamat Pada Jokowi, Prabowo: Kami Siap Membantu Jika Diperlukan

Prabowo juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Jokowi bila diperlukan untuk kepentingan rakyat. “Menjadi Presiden itu mengabdi. Masalah yang dihapi besar, kami siap membantu kalau diperlukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Caleg Gerindra Terpilih Wajib Setor Ratusan Juta ke Partai Sebelum Dilantik, Begini Penjelasannya

Seluruh Calon Anggota Legislatif (caleg) dari Partai Gerekan Indonesia Raya (Gerindra) yang terpilih pada Pileg 2019, harus siap-siap kembali merogoh kantong sebelum dilantik sebagai anggota legislatif.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.