Diimbangi Persib, Marko Simic Merasa Senang Sekaligus Kecewa

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Penyerang Persija Jakarta Marko Simic merasa senang sekaligus kecewa usai timnya diimbangi Persib Bandung dengan skor 1-1 dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Rabu (10/7).

Usai pertandingan, Simic menyebut dirinya senang karena berhasil membuat gol ke gawang rival berat timnya tersebut.

Penyerang asal Kroasia itu mencetak gol di menit ke-75, sebelum disamakan oleh Artur Gevorkyan di menit ke-90+1.

“Ini pertama kali saya membuat skor di laga klasik melawan Persib. Saya sangat senang dengan itu,” kata Simic.

Sementara hal yang membuatnya kecewa adalah Persija gagal memenangkan laga meski sejatinya tampil mendominasi.

Gol penyeimbang lawan di penghujung pertandingan membuat Simic merasa golnya seperti tidak berarti.

“Saya berharap gol saya bisa membantu tim untuk menang, tetapi sayangnya tidak,” tutur pemain berusia 31 tahun itu.

Ia pun meminta maaf kepada suporter timnya The Jakmania atas satu poin di kandang.

Simic berjanji akan menampilkan performa yang lebih baik di laga Persija berikutnya.

“Saya bangga dan senang dengan dukungan para suporter. Mereka terus memberikan dukungan sejak sebelum hingga setelah laga. Saya berharap tim bisa lebih baik dan dapat memberikan kemenangan bagi para fan,” ujar Simic.

Hasil seri membuat Persija dan Persib naik satu posisi di klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2019.​​​​​​​

Persib kini berada di posisi ke-12 dengan tujuh poin. Sementara Persija bertengger di peringkat ke-13 dengan enam poin.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER