Dahlan Iskan: Berkat Presiden Jokowi, Persebaya Bisa Kembali Bertanding di Liga Indonesia

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Tim sepak bola kebanggaan masyarakat Kota Surabaya, Persebaya, bisa kembali berkompetisi di liga resmi Persatuan Sepak Bola seluruh Indonesia (PSSI) berkat Presiden Joko Widodo (Jokowi), kata pemegang saham tertinggi PT Persebaya Indonesia.

Pendiri PT Jawa Pos Dahlan Iskan yang menguasai 70 persen saham PT Persebaya Indonesia, mengungkapkan dua kali Indonesia berganti Presiden tak ada yang bisa mengurai benang kusut yang terjadi di kepengurusan PSSI.

“Sampai Pak Jokowi akhirnya menjabat Presiden, masalah PSSI pun teratasi,” ujarnya, saat menjamu kunjungan Presiden Jokowi di Surabaya pada Ahadu (8/10) malam yang berlangsung hingga menjelang Senin dini hari.

Dampaknya, Persebaya bisa kembali berkompetisi di liga resmi PSSI, meski harus berlaga di tingkat liga 2.

“Sebelumnya selama delapan tahun Persebaya tidak diakui PSSI,” katanya.

Sejak kembali diakui PSSI dan diijinkan berlaga di Liga 2, PT Jawa Pos Sportainment mendominasi 70 persen saham PT Persebaya Indonesia sejak awal 2017, yang disepakati melalui Rapat Umum Pemegang Saham, sedangkan 30 persen saham lainnya dimiliki oleh 20 klub anggota yang tergabung dalam Koperasi Surya Abadi Persebaya.

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Umat Islam Harus Menangkan Pilpres dan Pileg

Mengingat betapa pentingnya momentum Pemilu 17 April 2019, maka umat Islam harus benar-benar berjuang dan mempunyai komitmen untuk dapat memenangkan pertarungan politik baik untuk Pilpres maupun Pileg yaitu memilih calon Paslon Presiden/Wapres serta Caleg yang didukung oleh Partai Politik yang memang punya komitmen berjuang dan keberpihakan untuk kepentingan Umat Islam dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close