Bhayangkara Kalahkan Persib 1-0

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Persib Bandung harus menelan pil pahit setelah dikalahkan 0-1 oleh Bhayangkara FC dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Kamis (31/5) malam.

Gol semata wayang Bhayangkara FC tercipta pada menit ke-54 melalui gol bunuh diri Jonathan Bauman yang gagal mengantisipasi bola liar hasil sepakan sudut Lee Yun Jun.

Pada pertandingan kali ini, Persib kehilangan empat pemain kuncinya seperti Ezechiel N’douassel, Supardi, yang mendapatkan hukuman akumulasi kartu kuning, serta Victor Igbonefo dan Febri Hariyadi harus memenuhi panggilan Timnas.

Hingga setengah jam babak pertama, kedua tim seolah kesulitan dalam mengembangkan permainan terbaiknya. Bahkan tuan rumah seolah kebingungan saat melakukan serangan.

Tekanan ketat yang ditampilkan Bhayangkara FC, membuat para pemain tim Maung Bandung kesulitan menembus pertahanan The Guardian yang dimotori Vladimir Vujovic.

Disiplinnya lini pertahanan Bhayangkara membuat para pemain Persib sering melepaskan tendangan di luar kotak penalti. Tercatat, tiga kali tendangan yang berhasil dilepaskan, namun tidak ada satupun yang benar-benar membahayakan gawang Wahyu Tri Nughroho.

Airlangga Sucipto yang menggantikan posisi Ezechiel pun seolah kebingungan dan belum bisa memberikan kontribusi yang bisa mengancam Bhayangkara.

Sementara di kubu lawan, mereka hanya mengandalkan serangan balik melalui dua pemain sayapnya. Serupa seperti Persib, Bhayangkara sering melakukan kesalahan mendasar saat menyerang, sehingga membuat serangan mudah dipatahkan.

Tak ada ancaman berarti yang dilakukan Bhayangkara FC ke gawang Dede Natshir. Hingga babak pertama berakhir, papan skor tetap tidak berubah 0-0.

Pada babak kedua, masing-masing tim masih menerapkan skema yang sama seperti pada paruh pertama. Kedua tim masih belum meningkatkan intensitas serangannya dan memilih menunggu hingga salah satu tim membuat kesalahan.

Publik Bandung dikejutkan dengan gol bunuh diri yang dilakukan Jonathan Bauman. Pemain asal Argentina tersebut tidak bisa mengantisipasi bola liar tendangan sudut Lee Yun Jun di menit 54.

Usai gol tersebut, pelatih Persib, Mario Gomez, langsung bereaksi dengan memasukkan tenaga baru yakni Agung Mulyadi dan Tony Sucipto menggantikan Henhen Herdiana dan Billy Keraf yang tidak memberikan kontribusi di babak pertama.

Pada menit ke-62, Bhayangkara terpaksa bermain dengan 10 orang, setelah Marinus Manewar mendapat kartu kuning kedua.

Meski melawan 10 orang, Persib masih kesulitan dalam membongkar lini pertahanan Bhayangkara. Sebaliknya, The Guardian hampir menambah keunggulan jika saja sepakan Paulo Segio tidak menyentuh kaki kiper Deden Nathsir.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor tetap tidak berubah 0-1 untuk kekalahan Persib dari Bhayangkara FC. Ini merupakan kekalahan pertama tim Maung Bandung di kandang sendiri. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Tragedi Lion JT-610: Urgensi Audit Maskapai Airline untuk Keselamatan Penerbangan

"Secara juridis bila terjadi suatu kecelakaan (accident) pesawat udara dalam kegiatan penerbangan maka Pemerintah juga dapat ditarik menjadi pihak yang harus bertanggungjawab sebagai suatu perbuatan kelalaian dalam melaksanakan kewajiban hukum" -Prof Dr Hasim Purba, SH.MHum

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi