Becamex Menang 2-0 Pada Babak Pertama Atas Persija

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Juara Liga 1 Indonesia 2018 Persija Jakarta tertinggal 0-2 dari lawannya asal Vietnam Becamex Binh Duong di babak pertama laga lanjutan Grup G Piala AFC 2019 yang berlangsung di Stadion Go Dau, Vietnam, Rabu (1/5).

Dua gol Becamex dicetak oleh sang kapten Nguyen Anh Duc di menit ke-38 dan To Van Vu (45+2′).

Kedua tim sejatinya bermain sama kuat sejak menit pertama. Baik Persija maupun Becamex memiliki peluang-peluang berbahaya.

Pada menit ke-17, kiper Persija Andritany Ardhiyasa harus bersusah payah menepis sepakan Nguyen Tien Linh dari jarak dekat. Tien Linh meneruskan bola pantul dari sundulan Victor Mansaray yang mengenai mistar gawang.

Empat menit kemudian, Persija Jakarta juga menciptakan kesempatan emas melalui kaki Bruno Matos, tetapi bola memantul di mistar gawang.

Persija tertinggal lebih dahulu di menit ke-38 melalui sepakan Nguyen Anh Duc dari dalam kotak penalti.

Sempat membuat kiper lawan Bui Tan Truong berjibaku di menit ke-44 untuk menghalau sepakan Bambang Pamungkas, Persija kembali kebobolan di menit ke-45+2, kali ini melalui tendangan melengkung To Van Vu dari sisi kanan pertahanan skuat Macan Kemayoran.

Setelah itu, tak ada lagi gol tercipta dan skor tetap 2-0 untuk keunggulan Becamex sampai laga memasuki masa jeda.

Berikut susunan pemain kedua tim.

Becamex Binh Duong: Bui Tan Truong-pg, Ho Tan Tai, Nguyen Hung Thien Duc, To Van Vu, Veniamin Shumeyko, Nguyen Trong Huy, Ali Rabo, Dinh Hoang Max (45′, Tong Anh Ty), Nguyen Anh Duc (kapten), Nguyen Tien Linh, Victor Mansaray.

Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa-pg (kapten), Dany Saputra, Maman Abdurahman, Ismed Sofyan, Steven Paulle, Bambang Pamungkas, Riko Simanjuntak, Tony Sucipto, Rohit Chand, Novri Setiawan, Bruno Matos.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER