Bali United Tahan Imbang Persela 1-1

LAMONGAN, SERUJI.CO.ID – Kesebelasan Bali United menahan tuan rumah Persela Lamongan, Jawa Timur, dengan skor 1-1 dalam pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia 2018 yang berlangsung di Stadion Surajaya, Kabupaten Lamongan, Senin (16/4) petang.

Tuan rumah yang bermain dengan dukungan “LA Mania”, sebutan untuk suporter Persela, mampu unggul lebih dulu di babak pertama melalui Guntur Triaji pada menit ke-38, dan tim tamu Bali United menyamakan skor pada babak kedua melalui penyerang Ilija Spasojevic pada menit ke-64.

Pada pertandingan itu, tim berjuluk “Laskar Joko Tingkir” Persela Lamongan dipaksa bermain cepat pada babak pertama, meski pada akhirnya mampu mengendalikan permainan dan unggul di menit ke-38.

Gol Persela Lamongan berawal kerja sama apik Fahmi Al Ayyubi dan Loris Arnaud, kemudian Guntur Triaji mampu membuka skor pada menit ke-38, yang tidak mampu dibalas Bali United dan bertahan hingga turun minum babak pertama.

Memasuki babak kedua, Persela terlihat kembali percaya diri sehingga dua peluang tercipta melalui Shohei Matsunaga yang memanfaatkan umpan sepak pojok.

Mantan pemain Persib Bandung ini sempat melakukan sundulan namun masih melambung di atas gawang Wawan Hendrawan, dan kembali Matsunaga mendapat peluang namun gagal menambah pundi gol.

Bali United mampu menyamakan skor pada menit ke-64 melalui kaki Ilija Spasojevic, setelah bertubi-tubi melakukan serangan dari sisi kanan gawang Persela.

Pemain naturalisasi itu hampir membuat timnya unggul dari Tuan Rumah setelah sempat lolos dari jebakan offside, namun mampu dipatahkan oleh penjaga gawang Persela.

Hingga peluit akhir babak kedua dibunyikan sebagai tanda berakhirnya pertandingan, kedua tim harus terpaksa berbagi angka 1-1.

Hasil imbang ini belum mampu membuat Persela unggul dari Bali United, sebab berdasarkan catatan musim lalu Persela tidak pernah menang melawan tim asal Pulau Dewata ini, sebab sebelumnya kalah 0-1 di Lamongan, dan harus mengakui keunggulan Bali United 1-5 di Bali. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pengabdian Tragis Dahlan Iskan!

Dua kali hari Kartini saya mendapatkan kado sedih. Pertama saat Ibu saya tercinta meninggal dunia dalam usia 52 tahun, 21 April 1994.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.