Arema Ingin Perbaiki Performa Hadapi Borneo


SAMARINDA, SERUJI.CO.ID – Kesebelasan Arema FC berharap bisa memperbaiki performa kurang meyakinkan di dua laga sebelumnya, saat tim menghadapi Borneo FC pada lanjutan kompetisi Liga 1 2018 yang berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (8/4).

Pada dua laga sebelumnya tim berjuluk Singo Edan gagal mengawali start yang bagus dan baru mengumpulkan satu poin hasil sekali imbang dan sekali kalah, dan saat ini terjerumus ke posisi 15 klasemen.

Pelatih Arema FC, Joko Susilo kepada awak media mengatakan bahwa laga melawan Borneo FC menjadi ajang pembuktian bagi skuadnya, setelah di laga terakhir harus mengakui keunggulan Persija Jakarta.

“Kami ingin dapat poin di sini walau itu sulit tapi kami akan berupaya memaksimalkan pemain. Problem kami coba atasi di latihan dan kami sudah diskusi dengan pemain kenapa kinerja tim menurun tidak seperti laga di pramusim. Tentu ini tidak mudah menyelesaikan semuanya. Hanya satu caranya yaitu meraih kemenangan,” kata Joko.

Menurutnya saat ini Arema FC dalam kondisi siap meladeni permainan anak asuh Dejan Antonic.

Bahkan lanjut Joko, demi meraih hasil di Samarinda, timnya telah melakukan evaluasi usai tumbang di tangan Persija Jakarta.

“Hasil sebelumnya kurang baik, tapi kami sudah lakukan pembenahan di internal tim. Pembenahan fisik taktik dan mental baik individu, lini per lini dan seluruh tim. Semoga besok kami dapat hasil yang kami inginkan,” ujarnya.

Borneo FC sedikit diunggulkan dalam laga kali ini, lantaran Pesut Etam selaku tuan rumah. Borneo FC juga lebih unggul di klasemen yang menempati peringkat 7 dengan torehan 4 poin.

Hadirnya Dejan Antonic di kursi pelatih Borneo FC memang cukup memberikan angin segar bagi Pesut Etam.

Hal ini disadari pula oleh Joko.

Namun ia tetap menyiapkan kontra strategi guna meredam serangan yang dibangun Lerby Eliandry dan kolega.

“Kami akan bermain sesuai kemampuan dan enjoy tapi tetap disiplin dan ikuti strategi yang sudah disepakati,” ucap Joko. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Isu Kuatkan Ekonomi Umat pun Disuarakan oleh TGB Zainul Majdi

Bagi dunia politik, apa beda politisi dengan pemimpin? Orientasi politisi adalah jabatan. Mereka hanya tamu di dunia politik karena datang dan pergi sesuai dengan menang atau kalah dalam pemilihan umum.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close