Andik Vermansah Resmi Gabung Madura United

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pasca dilepas klub Malaysia Kedah FA, Andik Vermansah resmi bergabung di klub Madura United.

Manajemen Madura United mengatakan pemain kelahiran 1991 itu telah menandatangani kontrak berdurasi semusim di Liga 1, sehingga akan memperkuat Madura United pada kompetisi tahun depan.

Dalam pengumuman resmi klub di Instagram, Senin (24/12), disebutkan pula bahwa Andik Vermansyah bergabung ke Madura United dengan menolak sejumlah tawaran besar dari klub lain.

View this post on Instagram

@andikvermansah ; Bonek-Persebaya-Madura United Tadi siang saya sudah komunikasi langsung dengan Azrul dan Chandra Persebaya tentang tingkat possibility Andik di Persebaya. Dari komunikasi itu saya peroleh kesimpulan bahwa antara Andik dan Persebaya sudah sama2 ikhlas tentang masa depannya masing2, sehingga tidak saling menunggu lebih2 menyandra satu sama lain. . Fakta itu pula yang disampaikan Andik kepada saya sebelum dia sepakat bergabung dengan Madura dan menandatangani kontrak dengan durasi 1 musim kompetisi 2019. . Saya sangat menghargai fanatisme Andik kepada "the green force", sehingga saat tanda tangan dia minta ijin memakai kaos hijau atribut Bonek, dengan demikian kalau sampai tahun ini tidak deal dengan Persebaya, pasti bukan urusan uang atau nilai kontrak sbg penyebabnya! Karena kalau pilihannya karena uang sudah bisa dipastikan bukan Madura United pilihan Andik, ada satu klub di Indonesia dan 2 klub di Malaysia memberikan offer yg cukup fantastis kepada Andik, faktanya Andik memilih berlabuh di Madura. Biarkan ini menjadi rahasia yang justru menjadi energi baru Andik berkarir di Madura. Madura sendiri bukan hal baru bagi Andik, karena dia terlahir dari orang tua dan lingkungan Madura. . Bagi saya kebersamaan dengan Andik ibarat reuni juara PON 2008, karena saat saya sbg ketua Asprov PSSI Jatim, Andik adalah pemain andalan Jatim merebut medali emas di PON XVI Kaltim. . Untuk kedalam tim Madura United bisa dipastikan Andik akan nyaman dengan deretan pemain yang sudah lama dia kenal baik di surabaya maupun di timnas. Faktanya Andik Vermansah sudah menjadi bagian dari keluarga Madura United, mudah2an menjadi happy ending dari reality show yang cukup melelahkan dalam berapa minggu ini. Mudah2an Persebaya semakin solid, dan bonek semakin realistis dalam membumikan impiannya. . Akhirnya selamat datang Andik Vermansah, saatnya kamu harumkan tanah leluhurmu Madura dengan berprestasi membawa Madura United Juara! . -Manager Madura United-

A post shared by Madura United FC (@maduraunited.fc) on

Berlabuhnya Andik ke tanah Madura bisa terjadi karena sang pemain sudah tak mungkin kembali ke klub lamanya, Persebaya, seperti yang diterangkan dalam Instagram Madura United.

Sebelumnya, mantan pemain Persebaya itu bermain selama lima musim di Malaysia. Andik memperkuat Selangor FA selama empat musim, kemudian terakhir Kedah FA selama satu musim. (SU05)

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.