close

76 Akun Medsos Diminta PSSI Serahkan Bukti Pengaturan Skor

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –┬áPemilik 76 akun media sosial, baik yang ada di Instagram atau Twitter, diminta pengurus Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menyerahkan bukti adanya dugaan pengaturan skor di sepak bola Indonesia. Pasalnya, PSSI telah mengidentifikasi 76 akun media sosial tersebut mengunggah tentang dugaan terjadinya pengaturan skor.

“Komdis (Komisi Disiplin) akan memanggil akun-akun itu dan meminta menyerahkan bukti untuk membantu proses penyelesaian kasus (pengaturan skor). Jika proses pemanggilan ini gagal, PSSI akan melimpahkan dan meminta kepada kepolisian untuk meneruskannya,” ujar Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (21/12).

Joko Driyono berharap akun media sosial itu bisa menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan masalah pengaturan skor. Terlebih lagi akun-akun itu memiliki jumlah pengikut yang banyak, bahkan hingga jutaan.

“Dengan laporan dan bukti yang diberikan pemilik akun-akun media sosial itu kerja Komdis akan terbantu. Lebih dari itu Komdis PSSI akan bisa lebih cepat mengambil keputusan,” katanya.


Joko mengatakan, Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, telah memberikan persetujuan bahwa siapa pun tak terkecuali yang melibatkan ofisial, pemain, pengurus, exco, wakil ketua umum, hingga ketua umum sendiri jika terlibat akan ditindak.

“Kami tidak akan mundur dari kondisi yang mengganggu integritas sepak bola kita. Melalui Komdis kami minta siapa pun yang muncul khususnya kasus yang mengindikasikan pengaturan skor untuk ditindaklanjuti secara langsung,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Staf Ketua Umum PSSI Iwan Budianto menjelaskan pemanggilan akun-akun media sosial itu untuk menghindari terjadinya fitnah. Sehingga semua yang terlibat bakal diproses secara hukum.

Namun, jika orang-orang dibalik akun itu bukan termasuk dalam lingkungan sepak bola, PSSI tidak memiliki kuasa untuk melakukan penindakan lebih lanjut.

“Karena itu, kehadiran Satgas bentukan Kepolisian bisa menjadi instrumen penting untuk memanggil pemilik akun-akun tersebut,” ujarnya. (SU05)

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Waspada Prediabetes, Inilah Faktor Risikonya

Nah, sesuai dengan namanya, prediabetes, penyandangnya belum bisa masuk kategori diabetes, tapi kadar gula darahnya sudah tinggi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Peringati Sepekan Teror Christchurch, Selandia Baru Heningkan Cipta dan Siarkan Adzan Secara Nasional

"Sebuah peringatan nasional bagi mereka yang tewas dalam serangan teror Christchurch akan diadakan besok, Jumat 22 Maret," kata Perdana Menteri Jacinda Ardern

Viral: Tunjukkan Solidaritas, Ratusan Mahasiswa Selandia Baru Berkumpul Dengarkan Adzan

Ratusan Mahasiswa tersebut berkumpul untuk mendengarkan suara adzan yang sedang berkumandang dengan penuh hikmad.

Dalami Kasus Dugaan Suap Romahurmuziy, KPK Mulai Periksa 12 Saksi

Dijelaskan Febri, penyidik KPK mendalami proses seleksi yang dilakukan untuk mengisi jabatan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur yang akhirnya diisi oleh tersangka Haris Hasanuddin atau HRS.

Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Terkendala Pembebasan Lahan di Padangpariaman

Tol yang rencananya membentang sepanjang sekitar 245,8 kilometer dan diharapkan bisa memangkas waktu tempuh antara Padang-Pekanbaru yang saat ini bisa mencapai 9-12 jam, terkendala pembebasan lahan di kilometer 4,2-30.

PM Jacinda Ardern ke Presiden AS Trump: Ramahlah Kepada Ummat Islam

Bahkan, kata Dubes Tantowi, hanya dalam waktu sangat singkat PM Jacinda Arden mengumumkan ke dunia bahwa penembakan brutal di Christchursch tersebut sebagai aksi terorisme.

Umumkan Penembakan Christchurch Aksi Teroris, Tantowi: PM Ardern Tunjukkan Kelasnya

Saat Presiden AS, Donald Trump menelpon PM Jacinda Ardern dan bertanya apa yang Amerika bisa lakukan, Jacinda menjawab 'Ramahlah kepada ummat Islam'.

Jokowi ke Sibolga Pascabom Bunuh Diri, Iwan Fals: Duh Pak, Ini Bukan Soal Berani….

"Hmmm klo soal berani ai percaya dah, wong situ masuk got aja berani kok (mungkin begitu dlm hatinya Pak Tito )...," tukas Iwan.

Survei Kompas: Jelang Hari Pencoblosan Elektabilitas Jokowi Jatuh, Makin Dipepet Prabowo

Elektabilitas Jokowi turun di bawah 50 persen, sementara Prabowo terus naik elektabilitasnya, sehingga jaraknya makin menipis.

Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat dari Kepengurusan Golkar

"Erwin Aksa diberhentikan dari posisi Ketua Bidang Koperasi dan UKM," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily

Terima Permintaan Maaf Tirto, Kader Banser Jatim Cabut Laporan ke Polda Jatim

Betul, saya sudah mencabut laporan terhadap Tirto. Selain karena Tirto telah meminta maaf juga anjuran dari para Kiai bahwa kita wajib memaafkan orang yang telah minta maaf," kata Rasyid saat dikonfirmasi SERUJI,

TERPOPULER

PM Jacinda Ardern ke Presiden AS Trump: Ramahlah Kepada Ummat Islam

Bahkan, kata Dubes Tantowi, hanya dalam waktu sangat singkat PM Jacinda Arden mengumumkan ke dunia bahwa penembakan brutal di Christchursch tersebut sebagai aksi terorisme.

Jokowi ke Sibolga Pascabom Bunuh Diri, Iwan Fals: Duh Pak, Ini Bukan Soal Berani….

"Hmmm klo soal berani ai percaya dah, wong situ masuk got aja berani kok (mungkin begitu dlm hatinya Pak Tito )...," tukas Iwan.

Umumkan Penembakan Christchurch Aksi Teroris, Tantowi: PM Ardern Tunjukkan Kelasnya

Saat Presiden AS, Donald Trump menelpon PM Jacinda Ardern dan bertanya apa yang Amerika bisa lakukan, Jacinda menjawab 'Ramahlah kepada ummat Islam'.