Timnas Indonesia Taklukkan Kamboja 2-0


PHNOM PENH – Tim nasional (Timnas) Indonesia berhasil menaklukkan Kamboja dengan skor 2-0 pada laga persahabatan di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamis (8/6).

Dua gol Timnas Indonesia dicetak oleh Irfan Bachdim pada menit ke-26 dan Gian Zola pada menit ke-94.

Dalam pertandingan tersebut, pelatih timnas Indonesia Luis Milla menurunkan lima pemain senior, yaitu Kurnia Meiga, Fachruddin, Adam Alis, Bayu Pradana, dan Irfan Bachdim.

Indonesia sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-12 melalui penyerang tengah Marinus Manewar. Bola liar di kotak penalti Kamboja berhasil dilambungkannya ke gawang kosong. Akan tetapi, bola berhasil disapu bek Nub Tola ke luar lapangan persis di bibir gawang.

Gol perdana Indonesia datang saat serangan dilancarkan ke sisi kanan pertahanan Kamboja pada menit ke-26. Irfan, yang beroperasi di sayap kiri, berhasil mengecoh salah satu pemain lawan di dalam kotak penalti, Bachdim melepaskan tendangan dari sudut sempit yang membuat bola sulit ditepis Sou Yaty.

Kamboja yang mengandalkan pemain divisi tiga Liga Jepang Chan Vathanaka berusaha membalas. Akan tetapi, tekanan demi tekanan urung berhasil.

Pada menit ke-42, Indonesia nyaris mencetak gol kedua. Sou Yaty melakukan blunder saat menangkap bola hasil umpan Febri, namun dengan sigap menangkapnya kembali.

Indonesia kemudian terus menguasai pertandingan, tetapi tak mampu menambah gol hingga waktu jeda.

Usai jeda, pelatih Luis Milla memainkan Hanif Sjahbandi untuk menggantikan Hargianto. Selain taktikal, pergantian tersebut dikarenakan Hargianto sudah mendapat kartu kuning.

Awalnya permainan berlangsung dengan tempo sedang. Bola sering berkutat di lini tengah. Namun, pada menit ke-59, Indonesia menggebrak pertahanan lawan melalui “solo run” Adam Alis yang melewati beberapa pemain lawan.

Namun, sayangnya upaya yang diakhiri dengan umpan ke Febri Hariyadi itu gagal menemui gawang karena bola dari tendangan Febri melayang di atas gawang Kamboja.

Sepuluh menit kemudian, Milla melakukan perubahan di lini depan. Dia memasukkan Yabes Roni untuk menggantikan Bachdim.

Yabes Roni berhasil menusuk ke kotak penalti dari sisi kiri pertahanan lawan. Namun, umpan Yabes ke tengah tidak menemui satupun rekannya.

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan Bayu Pradana dan kawan-kawan. Timnas mendominasi laga.

Pada menit ke-80, Septian David Maulana menyisir dari sayap kiri, melewati pemain lawan dan tinggal berhadapan dengan kiper. Akan tetapi, tendangannya masih dapat diblok oleh penjaga gawang.

Beberapa peluang lain diciptakan Indonesia. Perjuangan mereka membuahkan hasil pada masa injury time.

Pada menit ke-90+4, pertahanan renggang Kamboja sukses digempur oleh punggawa timnas yang berakhir dengan tendangan kaki kiri Gian Zola. Bola berhasil melesat masuk ke pojok kanan bawah gawang Kamboja tanpa bisa dihalau kiper Sou Yaty.

Skor 2-0 pun bertahan sampai peluit akhir dibunyikan wasit asal Thailand Sassadee Warintorn.

Pada laga berikutnya, timnas Indonesia akan berhadapan dengan timnas Puerto Rico pada laga persahabatan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (13/6). (IwanY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close