Tim Nasional Putri Indonesia Takluk 0-2 Dari India


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemain tim nasional putri Indonesia Mayang ZP mengatakan, dia dan rekan-rekannya sebenarnya bisa mengalahkan India ketika kedua tim bertemu pada laga Grup A putaran kedua Kualifikasi Olimpiade 2020 zona Asia, Rabu (3/4).

Laga itu sendiri berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan skuat Negeri Bollywood.

“Sebenarnya kami bisa saja mengalahkan India. Namun, kami tidak berani menguasai bola dan seperti panik ketika lawan menyerang,” ujar Mayang, dikutip dari pernyataannya kepada tim media PSSI di Jakarta, Kamis (4/4).

Menurut pemain yang berposisi di sisi kiri itu, ketika berhadapan dengan India, Indonesia mengalami kesulitan terutama pada babak pertama.

Dia menilai sektor gelandang menjadi titik lemah pada paruh perdana. Permainan Garuda Pertiwi itu dianggapnya membaik pada babak kedua.

“Kami mulai kompak di babak kedua,” kata pemain berusia 25 tahun itu.

Oleh karena itu, dia berharap permainan tim bisa membaik pada laga berikutnya menghadapi Myanmar, Sabtu (6/4).

“Mudah-mudahan kami bisa bermain lebih baik,” kata Mayang.

Timnas putri Indonesia ditaklukkan India 0-2 dalam laga perdana Grup A putaran kedua Kualifikasi Olimpiade 2020 di Stadion Mandalarthiri, Mandalay, Myanmar, Rabu (3/4).

India menciptakan gol dari Dangmei Grace pada menit ke-27 dan 67. Kemenangan India membuat Indonesia berada di posisi buncit klasemen sementara Grup A.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close