Taklukan Thailand 4-3, Indonesia Bawa Pulang Piala AFF U16

SIDOARJO, SERUJI.CO.ID – Tim sepak bola nasional Indonesia U-16 Indonesia mencatatkan sejarah dengan merebut gelar juara Piala AFF U-16 setelah mengalahkan Timnas U-16 Thailand lewat drama adu pinalti 4-3 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (11/8) malam.

Selain gelar juara Piala AFF U-16 pertama untuk Tim Nasional Indonesia, Amiruddin Bagus Kahfi Al-Fikri juga menjadi pencetak gol terbanyak dalam gelaran pertandingan sepak bola tingkat ASEAN itu.

Bagus mengoleksi total 12 gol sejak pertandingan babak penyisihan Grup A pada 29 Juli.

Pada babak pertama menit ke-4 pertandingan final Piala AFF U-16, Muhammad Supriadi melakukan tendangan ke arah gawang lawan tetapi masih bisa ditangkap kiper Thailand Anuchid.

Bagus hampir mencetak gol dengan memanfaatkan umpan Andre pada menit ke-14 tetapi masih terkena tiang gawang Thailand.

Pelatih Fachri Husaini lantas menarik Amanar digantikan Fajar Fathur Rachman pada menit ke-17.

Pada menit ke-27, umpan satu-dua antara Bagus dan Supriadi berhasil menembus pertahanan Thailand. Namun, umpan terakhir Bagus yang terlalu deras lebih dekat ke pelukan kiper Thailand.

Akhirnya Fajar Fatchur Rachman berhasil membuat gol pada menit ke-32 setelah mendapatkan umpan lambung dari Andre. Dengan sekali sentuhan kaki berhasil mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Indonesia. Skor bertahan hingga babak pertama usai.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER