Susul Juve, Lazio Tekuk Roma 2-0

ROMA – Lazio menang 2-0 atas AS Roma pada leg pertama semifinal Coppa Italia, di Stadio Olimpico, Rabu (1/3). Kemenangan ini menyusul Juventus yang hari sebelumnya mengalahkan Napoli 3-1. Lazio dan Juve sama-sama memegang peluang lebih besar saat tanding leg kedua pada 5 April.

Tanding Lazio vs Roma diwarnai cemoohan rasis. Anthony Rudiger, defender Roma, berkali-kali diolok-olok berbau rasis oleh fans Lazio di babak pertama. Sampai-sampai, pengeras suara di stadion mengumumkan pertandingan akan harus dihentikan jika semoohan rasis masih berlanjut.

Roma, sebagai tamu, menekan sejak awal. Namun, menit ke-29, justru Lazio sukses lebih dulu. Umpan silang Felipe Anderson dituntaskan Sergej Milinkovic-Savic jadi gol. Skuad Serigala Roma meningkatkan tempo serangan lewat Mohamed Salah, Radja Nainggolan, dan Kevin Strootman. Namun skor tetap 1-0 hingga jeda.

Babak kedua, Roma terus mengendalikan pertandingan. Tetapi, Lazio lagi-lagi mencetak gol. Menit ke-78, Balde Diao Keita mengirim umpan ke Ciro Immobile yang berdiri bebas menjaringkan bola ke gawang Roma. Sampai pertandingan berakhir, skor 2-0 untuk kemenangan Lazio.

Dalam tanding sebelumnya, Paulo Dybala mencetak dua gol penalti yang membuat Juventus menang 3-1 atas Napoli di leg pertama semifinal di Turin. Jose Callejon membuat Napoli ungul lebih dulu di babak pertama. Kemudian, gol ini dibalas penalti Dybala, lalu Gonzalo Higuain, lalu penalti Dybala lagi.

EDITOR: Omar Ballaz

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengapa Riset di Indonesia ‘Mandul’? Belajar dari Thomas Edison-GE

Mengapa riset di perguruan tinggi kita mandul? Mengapa hanya menghasilkan dokumen  di rak-rak perpustakaan atau link internet yang hanya dibaca secara terpaksa oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi? Simak jawabannya di sini

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER