Roy Hodgson akan Tangani Leicester City?

LEICESTER – Roy Hodgson, mantan pelatih kepala timnas Inggris,berkemungkinan jadi manajer baru Leicester City. Calciomercato edisi Kamis (2/3) mengabarkan, awal pekan ini manajer berusia 69 tahun itu mengadakan pembicaraan rahasia dengan pemilik klub saat Leicester menang 3-1 atas Liverpool. Jika deal, ia akan mengelola sanga juara bertahan Premiere League.

Sebelumnya, Hodgson menyatakan ingin cepat kembali ke manajemen. Pekerjaan kompetitif terakhirnya adalah Inggris kalah mengejutkan 1-2 dari Islandia di Euro 2016. Sekarang, ia akan dibebani tugas mengelola juara bertahan Premier League agar tetap melayang tinggi di musim berikutnya.

Koran The Sun pada Rabu juga mengabarkan, Hodgson mengadakan pembicaraan rahasia dengan pemilik Leicester City atas kemungkinan menggantikan Claudio Ranieri yang baru saja dipecat. Hodgson sudah beberapa kali berdiskusi dengan Foxes.

Sementara itu, Craig Shakespeare juga masih diyakini bisa mengambil alih kursi panas yang pernah diduduki Ranieri. Selain bisa membawa Leicester mengalahkan Liverpool, ia juga pelatih nomor satu pilihan pemain. Setelah kemenangan Senin, mungkin pemilik klub yakin bisa memberinya pekerjaan permanen.

Hodgson memiliki pengalaman buruk degradasi saat bertugas di West Bromwich Albion dan di Fulham.

EDITOR: Omar Ballaz

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Modernisasi di Sana Dimulai Dengan Pajak Untuk Pria Yang Berjenggot

Para pria dianjurkan tidak berjenggot. Bagi yang bersikeras tetap berjenggot, mereka dikenakan pajak, sesuai dengan status sosial dan profesi.. Lama saya terdiam mengenang tokoh yang begitu terobsesi membaratkan negaranya: Peter the Great. Soal jenggotpun, ia atur.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy