Meski Menang dari Maroko 1-0, Portugal Gagal Kendalikan Permainan

MOSKOW, SERUJI.CO.ID Portugal secara tidak terduga gagal mengendalikan permainan meski mampu menang 1-0 atas Maroko pada pertandingan Grup B Piala Dunia pada Rabu (20/6), dan beruntung tidak terbelit lebih banyak masalah, kata pelatih Fernando Santos.

Sang juara Eropa meraih keunggulan pada menit keempat ketika Cristiano Ronaldo menggebrak memasuki kotak penalti untuk menanduk bola, dan menjadi pencetak gol terbanyak Eropa dengan 85 gol.

Namun mereka dengan cepat diredam dan tidak mampu berbuat banyak terkait sepak bola menyerang untuk sisa pertandingan.

Justru Maroko, yang kalah 0-1 dari Iran pada pertandingan pembukaan Grup B mereka, yang menjadi tim agresif, menyia-nyiakan setengah lusin peluang dan Portugal gagal menutup ruang mereka.

“Kami harus melihat hal ini dan kami harus membicarakannya.Kami kehilangan kendali permainan, kami melakukan begitu banyak kesalahan saat mengoper, kami kehilangan kepercayaan diri” kata pelatih Portugal Santos.

“Ini tidak dapat dijelaskan. Jika ini pertandingan melawan pemain-pemain seperti yang mereka miliki, jika Anda tidak menguasai bola, mereka akan menekan Anda dan Anda berada dalam masalah,” imbuhnya.

Kiper Rui Patricio dibuat sibuk oleh tim Afrika Utara itu dan membantu Portugal mendapatkan tiga poin serta memuncaki klasemen grup dengan empat poin. Iran mengoleksi tiga poin dan Spanyol satu poin menjelang pertemuan mereka pada Rabu (20/6) malam.

Maroko gagal mengonversi peluang-peluang mereka dan tidak memiliki poin, serta tidak dapat melaju ke putaran kedua.

“Tentu saja, tidak ada pertandingan Piala Dunia yang mudah melawan tim-tim yang secara teori lebih lemah,” kata bek Portugal Jose Fonte.

“Hari ini, situasinya kembali sama. Mereka adalah tim yang dapat menimbulkan banyak masalah. Kami tahu bagaimana caranya menderita,” ungkapnya. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Pendidikan Untuk Merdeka

Pada saat pemimpin Jepang sudah memvisikan sebuah masyarakat baru Society 5.0, apakah kita saat ini, sebagai bangsa, sebagai ummat, berada pada jalur yang benar menuju puncak kejayaan menjadi bangsa yang berdaulat, adil dan makmur, serta cerdas?

BPK dan Bencana

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER