Jelang Piala Dunia 2030, Argentina Siapkan 8 Kota

BUENOS AIRES, SERUJI.CO.ID –┬áDelapan kota di Argentina, dua di Uruguay dan dua di Paraguay akan disiapkan sebagai kota-kota yang diusulkan oleh tiga negara Amerika Selatan itu dalam pencalonan bersama untuk Piala Dunia 2030.

“Negara kami akan menyiapkan delapan kota penyelenggara, tapi kota-kota mana saja akan ditetapkan pada tahap berikutnya,” kata ketua Federasi Sepak Bola Argentina Claudio Tapia, Senin (9/4).

Argentina dan Uruguay, dua negara yang telah dua kali menjuarai Piala Dunia, tahun lalu sudah mencanangkan untuk bergabung dalam pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2030. Namun kemudian Paraguay bergabung dalam pencalonan bersama untuk pesta sepak bola sejagat itu.

Pencalonan itu dikaitkan dengan peringatan 100 tahun Piala Dunia yang pertama digelar di Uruguay tahun 1930.

Sementara ini, belum ada kandidat lainnya yang diumumkan untuk Piala Dunia 2030 ini.

Piala Dunia 2018 ini akan digelar di Rusia, sementara empat tahun berikutnya giliran Qatar sebagai tuan rumah.

Untuk Piala Dunia 2026 sudah ada dua pencalonan ke FIFA, yakni dari Maroko dan gabungan Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER