Bukan Tim Favorit, Pelatih Panama: Apapun Bisa Terjadi


SOCHI, SERUJI.CO.ID – Tim debutan Piala Dunia Panama berendah hati terkait harapannya pada Ahad (17/6), dengan pelatih Hernan Gomez mengakui bahwa mereka jelas bukan favorit untuk mengalahkan Belgia di pertandingan pembuka Piala Dunia.

Bahkan mendapatkan hasil imbang saja sudah merupakan prestasi tinggi untuk tim yang memastikan melaju ke putaran final Piala Dunia pertama mereka pada saat-saat terakhir kualifikasi, memenangkan tiga dari 10 pertandingan mereka.

“Kami bukan favorit tetapi jika kami memiliki hari yang baik kami dapat melakukan sesuatu yang baik pula, apa pun bisa terjadi,” kata Gomez kepada wartawan menjelang pertandingan Grup G, Senin (18/6), di Sochi.

“Belgia adalah kandidat sejati sehingga kami senang dapat menghadapi mereka. Kami akan sangat bangga jika kami bisa mendapatkan hasil yang baik besok,” imbuhnya.

Mencetak gol merupakan salah satu masalah bagi tim Amerika Tengah itu, yang menyelesaikan kualifikasi dengan selisih gol negatif dan mereka pun hanya mencatat gol satu kali dalam enam pertandingan terakhir mereka.

“Panama bukan tim pencetak gol terbaik. Mungkin kami kekurangan sentuhan akhir dan kami mungkin memiliki beberapa masalah dalam hal itu,” kata Gomez.

“Ada alternatif untuk mencoba dan mengubah situasi itu untuk mencoba dan mencetak lebih banyak gol. Kami telah bekerja dalam pola permainan tim dan kami mencoba untuk mengurangi jumlah peluang bagi rival kami. Kami ingin membangun pertahanan dengan baik, menggunakan segitiga tetapi tidak ada di nomor 10 dan melaju dalam grup,” jelasnya.

Gomes yang cerdik,  memimpin Ekuador pada Piala Dunia 2002, mengandalkan timnya untuk pertandingan Belgia kepada Blas Perez, pemain yang mencetak gol untuk memastikan kualifikasi, memimpin lini dalam formasi 4-1-4-1.

Panama berada di Grup G bersama Belgia, Inggris dan Tunisia. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi
close