Zidane: Bayern Lebih Baik Dibanding Musim Lalu

MUNICH, SERUJI.CO.ID – Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane memperingatkan pada Selasa (24/4) bahwa Bayern Munich lebih baik dibandingkan mereka musim lalu, ketika klub Spanyol itu mengalahkan mereka dalam perjalanannya menjuarai Liga Champions.

Bayern, juara Eropa lima kali, akan menjamu juara 12 kali Real pada pertandingan semifinal leg pertama pada Rabu (25/4).

Tim Spanyol itu musim lalu mampu mempertahankan gelar mereka, namun tim Bavaria yang sedang mengincar “treble” tampil sensasional sejak pelatih Jupp Heynckes mengambil alih tim dari Carlo Ancelotti pada Oktober.

Bayern telah mengamankan gelar Liga Jerman dan juga telah memastikan tempat di final Piala Jerman.

“Mereka telah bertransformasi di bawah asuhan dirinya,” kata Zidane mengenai Heynckes (72).

“Saya memiliki rasa hormat maksimal untuk dia. Ia telah melakukan hal-hal besar. Itu mengagumkan. Heynckes berada di laju 12 kemenangan di Liga Champions terhitung sejak 2013, ketika ia memenangi gelar dengan Bayern sebelum pensiun. Ia akan meninggalkan klub pada akhir musim,” imbuhnya.

“Kami akan memerlukan performa besar melawan tim yang kuat. Bayern adalah klub hebat dengan semangat tim yang hebat,” kata Zidane.

Ia menambahkan bahwa kemenangan di perempat final atas tim Jerman itu pada musim lalu tidak bermakna apapun untuk saat ini.

“Saya tidak berpikir terdapat tim favorit. Ini adalah semifinal dan ini benar-benar berbeda dibanding musim lalu. Ini merupakan pertandingan yang berbeda, kami tidak membandingkan keduanya,” kata pria Prancis itu.

Ia berpeluang menjadi pelatih pertama yang memimpin tim untuk meraih dua mahkota Liga Champions secara beruntun, namun Zidane tahu bahwa ia harus memenanginya untuk ketiga kalinya untuk menyelamatkan apa yang akan menjadi musim yang mengecewakan bagi klub Liga Spanyol itu tanpa raihan satu trofi pun.

“Di liga, Anda harus konsisten setiap tiga hari dan kami tidak melakukannya pada awal musim dan itulah kesulitan yang kami miliki.Saya tidak ragu bahwa besok mentalitas kami akan berada pada 150 persen,”tutupnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Disabilitas Mental dan Pemilu

Ketika Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Hasyim Asy'ari menyampaikan bahwa KPU mendata pemilih penyandang disabilitas mental atau sakit jiwa, muncul pertanyaan penderita penyakit jiwa mana yang diberikan hak untuk memilih?

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Indonesia Darurat Keadilan