Pertama Kali dalam Sejarah, Final Liga Eropa dan Champions Hanya Diisi Tim Inggris

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Tim-tim Inggris menorehkan sejarah untuk pertama kalinya mendominasi dua partai final kompetisi antarklub Eropa dalam satu musim bersamaan.

Hal itu dipastikan setelah Chelsea berhasil menyingkirkan Eintracht Frankfurt lewat adu penalti demi mencapai final Liga Europa usai menang 4-3 dalam drama titik 12 pas di Stamford Bridge, Jumat (10/5) dini hari WIB.

Chelsea akan berhadapan dengan Arsenal yang sudah lebih dulu melenggang ke final Liga Europa usai menang 4-2 di markas Valencia dan memegang keunggulan agregat tegas 7-3.

Sementara itu di Liga Champions Liverpool akan menghadapi Tottenham Hotspur, setelah keduanya menorehkan kisah pembalikan bersejarah dalam laga semifinal atas lawan masing-masing.

Liverpool, yang kalah 0-3 dari Barcelona di laga pertama, berhasil melunasi defisit tersebut dengan kemenangan 4-0 di Anfield pada Rabu (8/5) dini hari WIB untuk melenggang dengan agregat 4-3.

Keberhasilan Liverpool disusul oleh Tottenham, yang membalikkan kekalahan 0-1 di laga pertama dengan kemenangan 3-2 di markas Ajax pada Kamis (9/5) dini hari WIB.

Tottenham lolos berkat keunggulan agresivitas gol tandang dalam skor agregat 3-3.

Formasi final Liga Champions dan Liga Europa musim ini sekaligus menjadi pertama kali sepanjang sejarah diisi oleh empat tim satu negara.

Final Liga Champions antara Liverpool vs Tottenham akan digelar di Stadion Wanda Metropolitano, Spanyol, pada Sabtu (1/6) waktu setempat atau Minggu (2/6) dini hari WIB.

Sedangkan final Liga Europa yang mempertemukan Arsenal kontra Chelsea berlangsung tiga hari lebih awal yakni pada Rabu (29/5) waktu setempat atau Kamis (30/5) dini hari WIB di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Kemcer Di Curug Cipeteuy