Iniesta: Berat Untuk Terima Kekalahan di Roma

ROMA, SERUJI.CO.ID – Pemain tengah Barcelona Andres Iniesta mengaku merasa berat untuk menerima kenyataan bahwa timnya kalah 0-3 dari tuan rumah AS Roma sehingga tersisih di Liga Champions, sementara rekannya Sergio Busquets menyebut kegagalan pada Selasa (10/4) malam itu adalah momen terburuk dalam karirnya.

Klub Spanyol itu semula terlihat bakal mudah melangkah ke semifinal setelah pada pertandingan perempat final leg pertama menang 4-1. Pada leg kedua di Olympic Stadium Roma mereka tampil buruk dan tersungkur oleh gol-gol Edin Dzeko, Daniel De Rossi dan Kosgtas Manolas.

Dengan hasil agregat 4-4, AS Roma lolos ke semifinal karena unggul produktivitas di kandang lawan.

“Ini menyakitkan karena tidak ada yang memprediksi hal itu setelah kita sudah mendapat keuntungan di leg pertama. Namun kita sadari realitas di Liga Champions saat kita tampil buruk dan membuat banyak kesalahan serta tidak beradaptasi dengan permainan,” kata Iniesta.

Kekalahan itu membuat Barca tersisih di perempat final untuk ketiga kalinya berturut-turut dan menghapus harapan untuk membuat “treble”.

Sulit menerima kenyataan ini karena musim ini kami berharap banyak, dan sekali lagi Liga Champions meninggalkan kami,” ujar Kapten tim Barcelona itu yang sempat dikabarkan kemungkinan meninggalkan klub yang telah lama dibelanya itu akhir musim ini dan pindah ke Liga China.

Sementara itu, Busquets juga merasa kecewa dengan penampilan timnya.

“Ini malam yang berat, malam yang menyedihkan dan harus dilupakan. Kami harus minta maaf kepada para suporter atas kekalahan ini,” kata pemain tengah Barca itu.

“Proses kegagalan ini pukulan yang keras bagi saya selama bersama Barca,” katanya.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.