Ini Penyebab Kiper Liverpool Tidak Maksimal Saat Final Liga Champions

0
48
Kiper Liverpool Loris Karius kebobolan 3 kali saat menghadapi Real Madrid di final Liga Champions

LIVERPOOL, SERUJI.CO.ID – Kiper Liverpool Loris Karius, yang dua kesalahan fatalnya membantu Real memenangi final Liga Champions, menderita gegar otak pada pertandingan itu yang mungkin mempengaruhi penampilannya, kata sejumlah dokter AS pada Senin (4/6).

Karius disalahkan untuk dua gol tim Spanyol itu saat Real menang 3-1 di Kiev pada 26 Mei, dan Liverpool mengirim pria Jerman itu untuk menemui para spesialis lima hari setelah pertandingan tersebut.

“Setelah dengan cermat meninjau ulang film pertandingan dan mengintegrasikan sejarah mendetail, termasuk laporannya saat ini dan gejala langsung pascakontak, pemeriksaan fisik, dan metrik obyektif, kami menyimpulkan bahwa Tuan Karius menderita gegar otak saat pertandingan itu berlangsung,” kata Dr. Ross Zefonte dan Lenore Herget dalam pernyataan yang dirilis oleh Rumah Sakit Umum Massachusetts.

“Sisa gejala utama dan tanda-tanda obyektif Tuan Karius mengindikasikan adanya disfungsi spasial visual dan kelihatannya terjadi segera setelah kejadian itu. Gejala tambahan dan disfungsi area-area tertentu juga terjadi. Defisit-defisit seperti itu dapat saja mempengaruhi penampilannya,” imbuhnya.

Para dokter tidak memberi indikasi kapan atau bagaimana gegar otak itu terjadi, meski tayangan-tayangan televisi memperlihatkan bek Real Sergio Ramos menubruk Karius pada awal babak kedua.

Tidak lama setelahnya, lemparan Karius dapat diintersep oleh Karim Benzema untuk membawa Real memimpin. Gareth Bale mencetak gol kedua yang tidak dapat dihentikan, sebelum penyerang Wales itu mencetak gol ketiga Real dengan sepakan jarak jauh yang menyusup melewati tangan Karius.

Karius yang putus asa meminta maaf kepada para penggemar Liverpool untuk kesalahannya, namun ia mendapatkan kritik tajam dan pelecehan online.

Para dokter mengatakan kondisi kiper 24 tahun itu telah membaik sejak insiden.

“Kami berharap bahwa dengan perawatan dan diikuti protokol aktif yang ditentukan, ia akan terus membaik,” kata mereka.

“Kami mendorong kewaspadaan dan penekanan pada keselamatan agar ia dapat kembali beraktivitas penuh,” tambahnya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...