Hadapi Misi Mustahil, Roma Pantang Menyerah Pada Barcelona

ROMA, SERUJI.CO.ID – AS Roma menolak untuk menyerah kepada “hantu” di perempat final Liga Champions mereka melawan Barcelona meski menghadapi defisit tiga gol pada leg kedua Selasa (10/4).

Pelatih Eusebio Di Francesco menunjuk kemenangan grup 3-0 mereka atas Chelsea saat dia bersikeras mereka masih bisa pulih dari kekalahan 4-1 pekan lalu, meskipun sejarah lawan mereka menunjukkan sebaliknya.

Namun, dia mengatakan pihaknya perlu menunjukkan lebih banyak tipu muslihat dan sinisme daripada yang mereka lakukan baru-baru ini.

“Mengapa tidak percaya sampai akhir dan berharap kita bisa mencapai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya? Kita tertinggal tiga gol, jadi ini benar-benar sulit, tapi kita punya kewajiban untuk mencoba,” kata Di Francesco kepada wartawan.

“Kami melawan mesin. Kami harus bermain dengan semangat, hati dan keyakinan sampai peluit akhir jika kami ingin melakukan hal yang tak terpikirkan.”

“Kadang-kadang, kita kekurangan keterampilan dan tipu muslihat yang Anda butuhkan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik,” tambahnya.

“Saya selalu ingin melihat jumlah sinisme yang tepat dari tim.”

AS Roma telah mencapai perempat final tiga kali dan dua kekalahan terakhir mereka, keduanya melawan Manchester United pada 2007 dan 2008.

Satu-satunya waktu bagi mereka membuatnya lebih jauh adalah di Piala Eropa lama pada 1984 ketika mereka mengalahkan Dynamo Berlin dan kemudian kalah di final oleh Liverpool.

“Kami sering berbicara tentang mentalitas kemenangan, tetapi kami tidak banyak menang di klub ini, jadi secara historis kami belum benar-benar memilikinya,” kata Di Francesco.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Disabilitas Mental dan Pemilu

Ketika Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Hasyim Asy'ari menyampaikan bahwa KPU mendata pemilih penyandang disabilitas mental atau sakit jiwa, muncul pertanyaan penderita penyakit jiwa mana yang diberikan hak untuk memilih?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Kemcer Di Curug Cipeteuy