Guardiola: Level City Berbeda dengan Barcelona

LONDON, SERUJI.CO.ID – Manajer Manchester City Pep Guardiola mengatakan bahwa sang pemuncak klasemen Liga Inggris harus mempertahankan dominasi dalam periode yang panjang di Inggris dan Eropa, jika ingin dibandingkan dengan bekas klubnya Barcelona.

City telah menjuarai Piala Liga pada musim kedua Guardiola sebagai arsitek tim dan mendekati gelar liga pertamanya di bawah asuhan pria Spanyol itu. Mereka telah menjejakkan satu kaki di perempat final Liga Champions setelah menang 4-0 atas tim Swiss Basel pada leg pertama pertandingan 16 besar bulan lalu.

“Tidak. Bukan hal yang bagus untuk membandingkan kami dengan mereka. Tim itu mendominasi sepuluh tahun terakhir. Kami baru memenangi gelar pertama kami,” kata Guardiola ketika ditanya menjelang pertandingan Rabu (7/3) di Stadion Etihad apakah City berada di level yang sama dengan pemuncak klasemen Liga Spanyol Barcelona.

Guardiola (47) memenangi 14 trofi dalam empat musim sebagai pelatih Barcelona, termasuk tiga gelar liga dan dua mahkota Liga Champions.

“Untuk dibandingkan dengan tim-tim itu Anda harus berada di sana selama bertahun-tahun. Kami baru memenangi satu gelar,” tambahnya.

City unggul 16 poin atas tim peringkat kedua Manchester United di liga dan meski hanya memerlukan empat kemenangan dari sembilan pertandingan terakhir untuk memastikan raihan gelar, Guardiola mengatakan ia tidak akan membelokkan perhatiannya untuk mengamankan kesuksesan di Eropa.

“Kami begitu dekat. Saya tidak akan berkata bahwa kami akan memenanginya. Kami hampir berada di perempat final Liga Champions dan hampir menjuarai Liga Inggris. Namun sepak bola belum selesai sampai benar-benar selesai.”

Bahkan dengan keunggulan besar, Guardiola meminta timnya tetap mewaspadai Basel.

“Ini adalah pertandingan Liga Champions dan Liga Champions adalah sesuatu yang istimewa. Pada sepak bola, semuanya dapat terjadi namun kami harus tenang dan fokus pada apa yang harus kami lakukan,” tuturnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Muru’ah

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Dokter Bedah Yang Ditahan Kejari Pekanbaru Ini, Gemar Ongkosi Pasien Kurang Mampu

Tak hanya memberi pengobatan gratis, ternyata selama ini drg Masrial juga banyak membantu pasien kurang mampu. Apa saja bentuk bantuan itu?

Lima Macam Riba Yang Diharamkam