close

Permasalahkan Keputusan Wasit, Indra Sjafri Santai Tanggapi Komentar Vietnam

PHNOM PENH, SERUJI.CO.ID – Pelatih Tim Nasional Indonesia U-22 Indra Sjafri menanggapi santai mengenai berangnya kubu Vietnam atas berbagai keputusan wasit di laga semifinal Piala AFF U-22 yang berakhir dengan kemenangan Indonesia 1-0 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Ahad (24/2) sore.

“Saya kalau wasit nggak paham, ada komisioner yang menilai dia,” kata Indra dalam jumpa pers purnalaga ketika dikonfrontir mengenai pernyataan Pelatih Vietnam U-22 Nguyen Quoc Tuan yang mengkritik keras kepemimpinan wasit di laga tersebut.

Indra meminta semua pihak tidak membesar-besarkan jika ada keputusan-keputusan wasit Thant Zin Oo asal Myanmar sepanjang laga tersebut.

“Saya pikir dalam pertandingan seketat ini wasit bisa saja membuat kekeliruan. Tapi saya pikir cincai lah,” katanya.


Quoc Tuan dalam jumpa pers purnalaga segera mengeluarkan komentar yang menyatakan bahwa wasit tidak melakukan apa-apa dalam beberapa situasi di dalam kotak penalti Indonesia.

Bahkan, ketika enam dari delapan kartu kuning yang dikeluarkan wasit ditunjukkan kepada pemain Indonesia, hal itu tidak mengurangi keberangan yang dirasakan Quoc Tuan.

“Indonesia seperti tidak sedang bermain bola, terlalu banyak kontak fisik,” kata Quoc Tuan.

Pertandingan berlangsung keras sejak awal, bahkan Marinus Wanewar seolah dijadikan target sasaran provokasi oleh para pemain Vietnam yang sempat berbuah peringatan dari wasit terhadap penyerang Bhayangkara itu di menit-menit awal.

Namun, Marinus perlahan lebih tenang sementara kubu Vietnam tetap berusaha memancing emosinya. Termasuk ketika Nguyen Van Hanh menjatuhkan Marinus dalam pergerakan tanpa bola di tengah situasi upaya serangan balik Indonesia pada menit ke-31.

Van Hanh merupakan pemain pertama yang mendapatkan kartu kuning di laga tersebut, kendati Indonesia kemudian diganjar enam kartu kuning secara keseluruhan.

Tendangan bebas yang dieksekusi Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah pada menit ke-70 berbuah menjadi gol semata wayang yang memastikan kemenangan Indonesia atas Vietnam, sekaligus mengantarkan Garuda Muda lolos ke partai final.

Sumber:Ant
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Waspada Prediabetes, Inilah Faktor Risikonya

Nah, sesuai dengan namanya, prediabetes, penyandangnya belum bisa masuk kategori diabetes, tapi kadar gula darahnya sudah tinggi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Nilai Setia Jaga Pancasila, Puluhan Ribu Alumni Yogyakarta Deklarasi Dukung Jokowi

Deklarasi dukungan dibacakan oleh santriwati Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak, Yogyakarta Yafi Alfita.

Viral Video Mobil Berplat TNI di Kampanye Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Sebuah video yang memperlihatkan mobil berplat TNI dalam acara kampanye pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga hari ini, Jumat (22/3) viral di media sosial.

Selandia Baru Mengheningkan Cipta Saat Adzan Berkumandang di Seluruh Negeri

Dalam foto yang dikirimkan Deddy, terlihat warga Selandia Baru di Kota Wellington berkumpul di depan masjid menunjukkan dukungan dan simpatinya kepada ummat Islam. Tak sedikit juga terlihat wanita yang mengggunakan hijab.

Peringati Sepekan Teror Christchurch, Selandia Baru Heningkan Cipta dan Siarkan Adzan Secara Nasional

"Sebuah peringatan nasional bagi mereka yang tewas dalam serangan teror Christchurch akan diadakan besok, Jumat 22 Maret," kata Perdana Menteri Jacinda Ardern

Viral: Tunjukkan Solidaritas, Ratusan Mahasiswa Selandia Baru Berkumpul Dengarkan Adzan

Ratusan Mahasiswa tersebut berkumpul untuk mendengarkan suara adzan yang sedang berkumandang dengan penuh hikmad.

Dalami Kasus Dugaan Suap Romahurmuziy, KPK Mulai Periksa 12 Saksi

Dijelaskan Febri, penyidik KPK mendalami proses seleksi yang dilakukan untuk mengisi jabatan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur yang akhirnya diisi oleh tersangka Haris Hasanuddin atau HRS.

Nilai Setia Jaga Pancasila, Puluhan Ribu Alumni Yogyakarta Deklarasi Dukung Jokowi

Deklarasi dukungan dibacakan oleh santriwati Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak, Yogyakarta Yafi Alfita.
video

Viral Video Mobil Berplat TNI di Kampanye Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Sebuah video yang memperlihatkan mobil berplat TNI dalam acara kampanye pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga hari ini, Jumat (22/3) viral di media sosial.

Jokowi ke Sibolga Pascabom Bunuh Diri, Iwan Fals: Duh Pak, Ini Bukan Soal Berani….

"Hmmm klo soal berani ai percaya dah, wong situ masuk got aja berani kok (mungkin begitu dlm hatinya Pak Tito )...," tukas Iwan.

Survei Kompas: Jelang Hari Pencoblosan Elektabilitas Jokowi Jatuh, Makin Dipepet Prabowo

Elektabilitas Jokowi turun di bawah 50 persen, sementara Prabowo terus naik elektabilitasnya, sehingga jaraknya makin menipis.

TERPOPULER

video

Viral Video Mobil Berplat TNI di Kampanye Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Sebuah video yang memperlihatkan mobil berplat TNI dalam acara kampanye pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga hari ini, Jumat (22/3) viral di media sosial.

Selandia Baru Mengheningkan Cipta Saat Adzan Berkumandang di Seluruh Negeri

Dalam foto yang dikirimkan Deddy, terlihat warga Selandia Baru di Kota Wellington berkumpul di depan masjid menunjukkan dukungan dan simpatinya kepada ummat Islam. Tak sedikit juga terlihat wanita yang mengggunakan hijab.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Peringati Sepekan Teror Christchurch, Selandia Baru Heningkan Cipta dan Siarkan Adzan Secara Nasional

"Sebuah peringatan nasional bagi mereka yang tewas dalam serangan teror Christchurch akan diadakan besok, Jumat 22 Maret," kata Perdana Menteri Jacinda Ardern