Pep: Masih Jauh bagi City

MANCHESTER – Meski memantapkan diri di peringkat dua klasemen setelah mengalahkan Bournemouth 2-0 pada Senin (13/2), Pep Guardiola mengaku Manchester City masih sangat jauh dari Chelsea di puncak Premier League.

City menang 2-0 di Vitality Stadium lewat gol Raheem Sterling dan gol bunuh diri Tyrone Mings. Sementara, Chelsea hanya bisa imbang 1-1 di Burnley pada Minggu. Sisa 13 pertandingan liga, Chelsea mengantongi 60 poin dan City masih 52 poin.

Guardiola tidak mau berharap-harap tim Antonio Conte kedodoran di beberapa tanding terakhir. “Beda poin sangat jauh. Tak usah berharap mereka (Chelsea) kalah. Kami juga tidak akan gampang memenangi semua pertandingan,” kata ia pada Sky Sports.

Mantan striker timnas Spanyol ini mengakui Chelsea memang tidak menang tapi mainnya sangat solid. “Yang penting bagi kami adalah fokus. Sejak satu setengah bulan lalu, kami sudah bilang begitu. Fokus  pada pertandingan kami. Pertandingan demi pertandingan, kami harus tingkatkan performa.”

Beda poin antara peringkat kedua dan keenam sangat ketat; antara 52 dan 48. “Kami pernah di peringkat lima, dan sekarang di peringkat dua. Itu berarti siapa saja masih bisa naik atau turun,” kata mantan striker Barcelona itu.

Untungnya tren City sedang positif. Sedikit masalah di Gabriel Jesus, yang cedera hanya 15 menit saat tanding lawan Bournemouth. Striker muda Brazil itu diganti Sergio Aguero, yang berperan besar dalam terciptanya gol menit ke-21. (*)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER