Menang Lawan Kamboja, Thailand Akan Hadapi Indonesia di Final AFF U-22


PHNOM PENH, SERUJI.CO.ID – Tim Nasional Thailand U-22 menantang Indonesia di partai final Piala AFF U-22 setelah berhasil menyingkirkan tuan rumah lewat adu penalti yang berakhir dengan skor 5-3 dalam laga semifinal di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Ahad (24/2) malam.

Kedua tim diharuskan melakoni drama adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol dalam 90 menit waktu normal dan 2×15 menit babak tambahan.

Thailand sebetulnya sempat dua kali memperoleh peluang berbahaya di babak tambahan kedua, namun dua kali pula percobaan mereka ditolak oleh mistar gawang, yakni sepakan Kittipong Sansanit dan tendangan bebas Korawich Tasa.

Lima algojo Thailand dalam drama adu penalti berhasil menyarangkan bola ke gawang Kamboja yang dikawal kiper Hul Kumhuy dari titik putih, yakni secara berurutan kapten Saringkan Promsupa, penyerang Ritthidet Phensawat, gelandang Jedsadakorn Kowngam, penyerang Korawich Tasa dan bek Marco Ballini.

Kumhuy sebetulnya sempat menepis tendangan pamungkas dari Ballini, namun ia tak mampu menghentikan bola untuk tetap melesak ke dalam gawangya sehingga memastikan kemenangan Thailand.

Pasalnya, penendang ketiga Kamboja Narong Kakada gagal melakukan tugasnya dengan baik ketika mengarahkan bola ke tengah namun terlalu tinggi dan membentur bagian atas mistar gawang sebelum keluar lapangan.

Dengan demikian, Thailand bakal menghadapi Indonesia di partai final Piala AFF U-22 yang berlangsung pada Selasa (26/2) malam di Stadion Nasional.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Mengapa Islamophobia?

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close