Lewat Instagram, Schmeichel Ucapkan Terima Kasih pada Ranieri

LEICESTER – Kasper Schmeichel menjadi pemain Leicester City pertama yang secara terbuka mengucapkan terima kasih kepada Claudio Ranieri setelah pemecatan. Demikian dilaporkan Robert Redmond lewat joe.co.uk, Sabtu (25/2).

Ranieri dipecat saat Leicester berada hanya satu poin dan satu tempat di atas zona degradasi di Premier League, dan tanpa gol untuk liga pada 2017. Pemecatan terjadi, setelah kesuksesan menakjubkan menjadi juara liga musim lalu.

Banyak pihak merasa Ranieri layak diberi waktu untuk membalikkan keadaan. Namun, retaknya hubungan antara Ranieri dengan beberapa pemain senior membuat pemilik klub memecatnya. Sejumlah pemain menyuarakan ketidakpuasan pada pemilik klub Rabu malam setelah kekalahan 1-2 pada Sevilla di babak 16-Besar Liga Champions.

Kasper Schmeichel pemain kunci saat Leicester memenangkan gelar liga tahun lalu. Kiper putra kiper legendaris Peter Schmeichel itu satu-satunya pemain dalam skuad yang belum mengalami penurunan performa musim ini. Warga Denmark ini merasa tidak memiliki masalah dengan Ranieri.

Di Instagram, Schmeichel secara terbuka mengirim pesan, “Saya ingin ucapkan terima kasih pada Claudio untuk segala yang dia lakukan pada Leicester City Football Club, dan pada saya pribadi. Dia layak mendapat kehormatan besar dan respek besar atas apa yang dicapai bersama kami.”

Terkait pemecatannya, Ranieri akhirnya memecah keheningan pada Jumat malam. Pria Iralia berusia 65 tahun itu merilis pernyataan mengucapkan terima kasih pada semua yang terlibat dengan klub, pada agen yang memberinya job, dan bahkan pada media yang memberitakan perjalanan luar biasa tim musim lalu.

EDITOR: Omar Ballaz

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.