Kalahkan Thailand, Timnas Indonesia Raih Juara Ketiga Piala AFF

SIDOARJO, SERUJI.CO.ID – Timnas Indonesia berhasil meraih juara ketiga pada turnamen sepak bola Piala AFF-19 setelah berhasil mengalahkan Thailand 2-1 dalam laga perebutan juara ketiga di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (14/7).

Dua gol Indonesia berhasil diciptakan oleh Feby Eka Putra di menit ke-34 dan Abimanyu menit ke-82, sedangkan satu-satunya gol Thailand diciptakan oleh Matee Sarakum melalui sundulan kepala.

Pada babak pertama, di menit ke-34 Indonesia unggul lebih dahulu melalui tendangan Feby Eka Putra dari samping kanan gawang Thailand menuju tiang jauh, skor menjadi 1-0 untuk Indonesia.

Tertinggal 0-1 timnas Thailand menarik keluar Nattawut Pranithi dan digantikan oleh Nakin Wisetchat guna mengejar ketertinggalan melawan Indonesia. Kedudukan masih tetap 1-0 untuk keunggulan Indonesia hingga turun minum babak pertama.


Memasuki babak kedua Thailand mendapatkan kesempatan mengejar ketertinggalan melalui tendangan satu lawan satu Matee Sarakum masih bisa ditangkap kiper Garuda Nusantara Muhammad Aqil Savik.

Menit ke-58 Indonesia nyaris menggandakan kedudukan setelah tendangan keras Todd Rivaldo masih bisa diblok kiper Thailand Nopphon Lokhonphon.

Egi Maulana Fikri akhirnya dimainkan oleh pelatih timnas Indonesia Indra Sjafri di menit ke-60 menggantikan Feby Eka Putra untuk menambah daya gedor di lini depan Indonesia.

Menit 82 Indonesia akhirnya bisa memperlebar keunggulan setelah tendangan Abimanyu berhasil menjebol gawang Thailand dan skor menjadi 2-0.

Tiga menit berselang, di menit ke-85 Thailand berhasil memperkecil ketertinggalan setelah umpan Nakin Wisetchat berhasil diselesaikan dengan cantik melalui sundulan kepala Matee Sarakum. Skor 2-1 untuk keunggulan Indonesia hingga pertandingan selesai. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

Akhirnya, KPAI Cabut Surat Permintaan Penghentian Audisi Bulu Tangkis Djarum

Kesepakatan itu diambil usai pertemuan antara KPAI dengan PB Djarum yang dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi hari ini di Kantor Kemenpora, Jakarta, hari ini, Kamis (12/9).

Habibie Berpulang dengan Didampingi Anak-Cucu dan Keluarga Dekat

Presiden ke-3 RI Burhanuddin Jusuf Habibie saat wafat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9), ditemani oleh keluarga dekat termasuk kedua anak dan cucu-cucunya.

Innalillahi, Presiden ke-3 RI BJ Habibie Wafat Pada Pukul 18.05 WIB

Habibie wafat pada usia 83 tahun di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta Rabu pukul 18.05 WIB, menurut Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi