close

Indonesia Dikalahkan Thailand Dengan Skor 2-1

SIDOARJO, SERUJI.CO.ID – Tim nasional U-19 Thailand menang tipis atas Indonesia dengan skor 2-1 dalam laga lanjutan turnamen Piala AFF-19 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (9/7) malam.

Dua gol timnas Thailand dicetak oleh Nattawut Chootiwat di menit ke 41 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Kemudian gol kedua terjadi di menit ke 50 setelah Matee Sarakum memanfaatkan umpan silang dari Nakin Wisetchat.

Sementara itu, gol tunggal Indonesia berhasil diciptakan oleh Muhammad Rifad setelah berhasil memanfaatkan bola muntah Todd Rivaldo.

Pada babak pertama, di menit ke 16 pemain Thailand Sittichock Paso hampir saja membuka peluang gol melalui tendangan keras di luar kotak penalti, tetapi masih bisa ditepis kiper Indonesia M Aqil Savik kedudukan masih 0-0.


Menit ke 27 Thailand terus melakukan penetrasi ke jantung pertahanan Indonesia, melalui tendangan keras Nakin Wisetchat yang masih bisa di blok oleh M Aqil Savik dan?kedudukan masih 0-0.

Selama 30 menit berselang, permainan lebih banyak didominasi oleh Thailand dan praktis permainan hanya terjadi separuh lapangan.

Nattawut Chootiwat di menit ke 41 akhirnya bisa menjebol pertahanan Indonesia melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Dan kedudukan 1-0 untuk kemenangan Thailand hingga berakhirnya babak pertama.

Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia belum banyak menguasai jalannya pertandingan dimana beberapa kali serangan yang dilakukan masih kandas di kaki pemain belakang Thailand.

Menit ke 50 Thailand malah menambah skor setelah memanfaatkan umpan silang dari Nakin Wisetchat yang ditepis pelan oleh Matee Sarakum. Skor 2-0 untuk keunggulan Thailand.

Tertinggal dua gol membuat anak asuh Indra Sjafri mulai melakukan inovasi dengan memanfaatkan bola-bola pendek untuk menggebrak pertahanan Thailand.

Tetapi serangan yang dilakukan belum bisa membuahkan hasil, karena masih bisa dipatahkan oleh timnas Thailand. Kedudukan masih 2-0 untuk kemenangan Thailand.

Menit ke 76 Indonesia sebenarnya mendapatkan kesempatan melalui tendangan bebas yang dilakukan Saddil Ramdani, tetapi tendangan yang dilakukan masih berada di sebelah kiri gawang Nopphon Lokhonphon.

Menjelang akhir pertandingan, di menit ke 84, Indonesia berhasil memperkecil ketertinggalan setelah Muhammad Rifad berhasil memanfaatkan bola muntah Todd Rivaldo. Skor menjadi 2-1 untuk kemenangan Thailand hingga peluit panjang dibunyikan.

Pelatih Timnas Thailand U-19 Ithshara Sritharo mengatakan para pemain Thailand bermain dan bertarung dengan baik sampai dengan menit terakhir.

“Kemungkinan masih bisa bertemu dengan Indonesia pada final,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Indonesia Indra Sjafri mengaku timnya kurang fokus paling banyak salah, dan babak kedua bisa berhasil dan berharap bertemu Thailand saat final.

“Main diagonal dan bermain dengan lawan. Karena “pressure” dari Thailand ingin memaksakan menang dan dibuat kurang nyaman dengan tim,” katanya. (Ant/SU01)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Wagub Jabar: PPDB Zonasi Upaya Pemerataan Pendidikan

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul...

Dinilai Bermasalah, Warga Surabaya Minta PPDB SMAN Online Dihentikan dan Evaluasi

“Sistem IT untuk seleksi yang dibangun teman-teman ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya -red) ternyata belum siap, belum ada uji coba yang layak, sehingga saat pelaksanaan data pemeringkatannya kacau balau,” ungkap Jospan lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (18/6).

Persijap Jepara Target Gelar Laga Uji Coba Maksimal Tiga Kali

JEPARA, SERUJI.CO.ID - Tim Persijap Jepara, Jawa Tengah, menargetkan menggelar...

Mendikbud: Zonasi Untuk Pemerataan Pendidikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir...

Kurir 86 Gram Sabu-Sabu Dijatuhkan Vonis 20 Tahun Penjara

AMBON, SERUJI.CO.ID - Majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan...

Dugaan Memberi Kesaksian Palsu, Kivlan Zen Akan Polisikan Iwan Kurniawan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Tersangka dugaan kepemilikan senjata api ilegal,...

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Dinilai Bermasalah, Warga Surabaya Minta PPDB SMAN Online Dihentikan dan Evaluasi

“Sistem IT untuk seleksi yang dibangun teman-teman ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya -red) ternyata belum siap, belum ada uji coba yang layak, sehingga saat pelaksanaan data pemeringkatannya kacau balau,” ungkap Jospan lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (18/6).

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi