Final Piala Liga; Man U Bakal Repotkan Southampton

LONDON – Final Piala Liga digelar Minggu (26/2) di Stadion Wembley mempertemukan Manchester United dan Southampton. Bukan kompetisi sangat bergengsi, tapi tampaknya ini kesempatan bagi masing-masing untuk mendapatkan piala.

Setan Merah akan banyak menyulitkan Southampton. Terakhir kali bertemu pada Agustus di Premier League, Man U menang 2-0 lewat gol Zlatan Ibrahimovic. Striker gaek itu bisa kembali menjadi penentu permainan, terutama dari bola mati.

Ibrahimovic, Paul Pogba dan Marouane Fellaini main prima dan punya naluri mencetak gol. Yang bisa menghadang mereka mungkin Virgil van Dijk atau Jose Fonte. Sayangnya, Van Dijk sedang cedera dan Fonte meninggalkan Southampton ke West Ham.

Southampton akan bergantung pada pertahanan Oriol Romeu dan keberuntungan kiper Fraser Forster. Maya Yoshida juga pengatur permainan yang baik. Jika bek Martin Caceres membuat debut, posisi The Saint bisa lebih baik.

Di luar teknis, Southampton tentu dalam spirit tinggi. Ini final pertama sejak gagal di final Piala FA 2003 karena dikalahkan Arsenal. Untuk Piala Liga, ini juga final pertama setelah pada 1979 dikalahkan Nottingham Forest. Sementara, Manchester United juga bersemangat merebut piala pertama di bawah bimbingan Jose Mourinho.

Mourinho tampaknya tidak perlu mengistirahatkan para bintangnya karena sudah di atas angin dalam leg kedua Liga Eropa melawan St. Etienne di Prancis. Michael Carrick dan Henrikh Mikhitaryan yang cedera tungkai mungkin diistirahatkan. Pogba dan Ibrahimovic akan dioptimalkan.

EDITOR: Omar Ballaz

6 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.