Dele Alli Terusir, Spur Tergusur

https://www.youtube.com/watch?v=VIlb7OMgx10

LONDON – Tottenham Hotspur harus terdepak dari ajang Liga Europa setelah hanya mampu bermain 2-2 kontra KAA Gent pada pertandingan leg kedua Liga Europa, di Stadion Wembley, Kamis (23/2). Dalam tanding leg pertama di Belgia, Spur menyerah 0-1 pada Gent.

Komentator menuding, gagalnya Spur memenangi tanding di Wembley ini karena gelandang Dele Alli kena kartu merah menit ke-40. Pemain usia 20 tahun ini melakukan pelanggaran terhadap lutut gelandang Brecht Dejaegere. Dengan 10 pemain, Spur jadi kurang greget.

Terkait pelanggaran itu, manajer Mauricio Pochettino membela Dele Alli. “Ia lebih dulu dilanggar tiga detik sebelum itu. Pelanggarannya jelas.”

Sebelum insiden itu, Spur aktif menyerang sejak laga bergulir. Hasilnya, Christian Eriksen membawa Spur unggul menit ke-10. Namun, serangan balik Gent cukup mengejutkan. Kedudukan jadi imbang setelah Harry Kane mencetak gol bunuh diri menit ke-20.

Keharusan menang lebih dari satu gol memaksa Spur untuk agresif. Namun, kurangnya jumlah pemain membuat serangan itu hanya sporadis. Apa lagi, Gent bermain rapat di belakang.

Usaha keras Spur membuahkan hasil di babak kedua. Gol tercipta melalui Victor Wanyama menit ke-61, setelah menerima umpan dari Christian Eriksen. Namun, serangan balik membuat gawang Spur dibobol Jeremy Perbet menit ke-82.

Skor 2-2 hingga peluit panjang berbunyi.

Tottenham Hotspur: 1-Hugo Lloris; 2-Kyle Walker, 4-Toby Alderweireld, 5-Jan Vertonghen, 33-Ben Davies (7-Heung-Min Son 58′); 15-Eric Dier, 12-Victor Wanyama; 19-Moussa Dembele (29-Harry Winks 75′), 23-Christian Eriksen, 20-Dele Alli; 10-Harry Kane

Pelatih: Mauricio Pochettino

KAA Gent: 91-Lovre Kalinic; 4-Samuel Gigot, 19-Brecht Dejaeghere (33-Louis Verstraete 56′), 55-Rami Gershon, 13-Stefan Mitrovic; 32-Thomas Foket, 15-Kenneth Saief; 77-Danijel Milicevic (8-Thomas Matton 46′), 44-Anderson Esiti, 27-Moses Simon (24-Jeremy Perbet 75′); 7-Kalifa Coulibaly

Pelatih: Hein Vanhaezebrouck

Wasit: Jorge de Sousa

EDITOR: Omar Ballaz

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.