Terkonfirmasi, Bos Leicester City Turut Tewas Saat Helikopter Jatuh di Luar Stadion

LONDON, SERUJI.CO.ID – Pemilik klub Liga Inggris Leicester City, yang juga pengusaha Thailand ternama, Vichai Srivaddhanaprabha, akhirnya dikonfirmasi sebagai salah satu dari lima korban tewas dalam kecelakaan helikopter yang terjadi di luar stadion usai laga Leicester melawan West Ham United pada Sabtu (27/10) waktu setempat.

“Dengan rasa menyesal dan duka cita, kami mengkonfirmasikan bahwa ketua kami, Vichai Srivaddhanaprabha, adalah salah satu korban yang meninggal dunia akibat peristiwa kecelakan Sabtu malam itu, dimana helikopter nahas yang mengangkut bersama empat orang lainnya jatuh di luar King Power Stadium,” kata klub itu dalam rilis yang dikirim ke media, Senin (29/10) WIB.

Srivaddhanaprabha dalah salah satu pengusaha terkemuka di Thailand. Ia dikenal memiliki jaringan toko bebas pajak terbesar di Thailand. Selain sebagai pemilik klub Leicester City, Srivaddhanaprabha juga adalah pemilik King Power Stadium. Pada 2017 lalu Forbes mengungkapkan bahwa bos Leicester City itu adalah orang terkaya ketujuh di negeri Gajah Putih itu.

Diberitakan sebelumnya, Helikopter yang ditumpangi Srivaddhanaprabha dan 4 orang lainnya jatuh dan meledak di luar area stadion usai pertandingan Liga Inggris.

Perusahaan pesawat Italia Leonardo SpA mengatakan bahwa pihaknya siap untuk membantu investigasi penyebab tragedi helkopter AW169 itu. (SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Konsultasi Manajemen Bersama SNF Consulting

Anda dapat konsultasikan masalah terkait menajemen dan pengelolaan perusahaan kepada SNF Consulting dengan mengisi form di bawah dengan lengkap.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.